Kadisporapar Kalbar Harap Akan Banyak Desa Wisata di Kalbar Masuk Anugerah Desa Wisata Indonesia

Kali ini kedatangan Menteri Sandiaga Uno akan berkunjung ke Desa Wisata Kampung Budaya Benua Melayu Laut (BML), di Kota Pontianak.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisporapar Kalbar saat menjemput kedatangan Sandiaga Uno di Gedung VVIV Pemprov Kalbar di Bandara Supadio Pontianak, Minggu 31 Juli 2022.// ANGGITA PUTRI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno kembali berkunjung ke Provinsi Kalbar, Minggu 31 Juli 2022.

Pada tahun 2022, Sandiaga Uno sudah dua kali berkunjung ke Kalbar. Jika yang pertama ia berkunjung ke Desa Wisata Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, dan meresmikan Kalender Event Provinsi Kalbar.

Kali ini kedatangan Menteri Sandiaga Uno akan berkunjung ke Desa Wisata Kampung Budaya Benua Melayu Laut (BML), di Kota Pontianak.

Seperti diketahui bahwa BML terpilih dan masuk dalam 50 besar Desa Wisata terbaik di Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno Kunjungi Kalimantan Barat

Dengan kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno ke Kalbar, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari harap semakin banyak Desa Wisata di Provinsi Kalbar masuk dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Kita berharap dengan Kunker Mas Menteri Sandiaga Uno ke Desa Wisata Benua Melayu Laut (BML) di Pontianak kedepan semakin banyak lagi desa wisata di Kalbar masuk dalam ADWI,”harapnya usai mendampingi Sandiaga Uno menyusur Desa Wisata BML Pontianak, Minggu 31 Juli 2022.

Diharapkan bahwa akan semakin banyak Desa Wisata yang masuk dalam 100 besar, 50 besar dan seterusnya dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

“Jadi kali ini Mas Menteri Sandiaga Uno melihat dan menilai langsung Desa wisata BML Pontianak untuk dilakukan penilaian ADWI untuk masuk penilaian tahap selanjutnya dengan kategori masing-masing,”ungkapnya.

Sepanjang kunjungan Menparekraf Sandiaga Uno menelusuri Desa Wisata BML Pontianak banyak sekali atraksi dan kebudayaan yang ditampilkan yang mana menggambarkan keberagaman di Kalbar.

“Saya harap dengan kehadiran Mas Menteri di acraa ini banyak lagi desa wisata di Kalbar masuk Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI),”ujarnya.

Pada tahun 2022 sebanyak 105 desa wisata sudah mendaftar di jaringan Desa Wisata (Jadesta) dan 48 mendaftar dalam ADWI 2022. Dari 48 desat tersebut 13 desa masuk dalam 500 besar, 7 desa masuk dalam 300 besar, 2 desa masuk dalam 100 besar, dan satu desa lolos sampai tahapan 50 besar ADWI yakni Desa Wisata Kampung Melayu Laut di Pontianak.

Sesampainya Mas Menteri dan rombongan Parekraf melakukan protokol CHSE terlebih dahulu ketika tiba di Waterfront Jalan Barito. Dimana telah disiapkan tempat cuci tangan, Sabun cuci tangan, Tisu kering, Tempat sampah, Termo Gun. Peduli Lindungi.

Ketika menelusuri Waterfront Barito Pontianak, Sandiaga Uno dibuat terpukau dengan berbagai atraksi yang disuguhkan mulai dari silat, barongsai, tarian multi etnis, pertunjukan musik, kesenian tundang dan pantun.

Selain itu, Sandiaga Uno dan Gubernur Sutarmidji berkesempatan melakukan Cucol Meriam, lalu melihat Tarian Cucol Meriam. Dilanjutkan dengan menaiki sepeda listrik menelusuri Sungai Kapus sekaligus melihat aktivitas warga.

Dilanjutkan melakukan scan barcode potensi wisata. Lalu menandatangani prasasti dan memberikan sertifikat, plakat, ke Kepala Desa dan Ketua Pokdarwis dengan background Landmark desa Kampung Melayu BML. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved