KMKS Dialog Interaktif Mengkaji PAD Kabupaten Sambas

Dia berharap, setelah kegiatan tersebut mahasiswa dapat mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Sambas.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Panitia Dialog Interaktif yang terdiri dari KMKS dan HMI Cabang Sambas berfoto bersama narasumber usai kegiatan. Kegiatan itu membahas PAD Kabupaten Sambas supaya mahasiswa di Sambas mengerti dan memahami terkait PAD 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Ketua Umum Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) Muhammad Rifa'ie mengatakan, supaya mahasiswa memahami Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sambas maka diadakan Dialog Interaktif, Selasa 26 Juli 2022.

"Dengan tema mengkaji PAD Kabupaten Sambas tentu memiliki tujuan yang jelas dan kami melaksanakan kegiatan tersebut ialah guna membangun semangat kawan-kawan mahasiswa dan stakeholder lainnya untuk sama-sama mengetahui dan memperhatikan PAD Kabupaten Sambas saat ini," jelasnya.

Dia berharap, setelah kegiatan tersebut mahasiswa dapat mendukung program-program pemerintah dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Sambas.

Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bantu Proses Pemakaman Warga di Perbatasan Sambas-Malaysia

"Sebagai mahasiswa sudah semestinya kita mendukung program pemerintah dalam meningkatkan PAD Kabupaten Sambas, tentunya melalui program-program yang dapat disinergikan bersama mahasiswa," harapnya.

Menurut dia, meningkatkan PAD Kabupaten Sambas bukan hal yang mudah. Tidak hanya di kalangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas akan tetapi melalui stakeholder dan mahasiswa tentunya hal itu merupakan pekerjaan bersama.

Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah Cabang Sambas menggelar Dialog Interaktif dengan tema Mengkaji Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sambas di Aula Politeknik Negeri Sambas, Minggu 24 Juli 2022 lalu.

Dialog Interaktif tersebut dihadiri oleh anggota Komisi IV DPRD Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan. Ia selaku narasumber bersama perwakilan Badan Keuangan Daerah (Bakueda), bidang Pendataan, Mahyus.

Ketua panitia pelaksana Azwar Abu Bakar mengatakan, dialog interaktif dihadiri kurang lebih 300 peserta. Peserta terdiri dari OKP dan Organisasi Internal kampus di Poltesa.

Azwar menambahkan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan kolaborasi antara KMKS dan HMI Cabang Sambas khususnya HMI Komisariat Syariah. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved