Gubernur Sutarmidji Batasi Perjalanan Dinas Pejabat, Dana Perjalanan Dinas untuk Gratiskan SMA

Sehingga dananya itu bisa digunakan untuk membebaskan biaya pendidikan SMA dan SMK. Bayangkan begitu besar

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Luthfi
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan dirinya sudah membatasi perjalanan dinas dalam negeri maupun luar negeri (LN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar, sejak dirinya menjabat sebagai gubernur.

Sutarmidji menyampaikan hal tersebut sebagai respons keluarnya surat dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) yang menangguhkan perjalanan dinas luar negeri sebagai dampak dari kembali meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia melalui surat Nomor B-56/KSN/S/LN.00/07/2022.

Sutarmidji menyebutkan, dana yang seharusnya digunakan untuk perjalanan dinas tersebut dialihkannya untuk program-program yang lebih bermanfaat. Seperti pembebasan biaya pendidikan jenjang SMA dan SMK di Kalimantan Barat.

“Sehingga dananya itu bisa digunakan untuk membebaskan biaya pendidikan SMA dan SMK. Bayangkan begitu besar,” ujarnya, Minggu 24 Juli 2022. 

Lebih lanjut ia mengatakan, penerapan efisiensi yang luar biasa dalam perjalanan dinas membuat prestasi Pemprov Kalbar semakin meningkat. “Terakhir ini satu minggu saja kita dapat di bidang kepegawaian ya, ada enam penghargaan dalam waktu satu bulan,” paparnya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji Sebut Efisiensi Pembatasan Perjalanan Dinas Berdampak Positif


Midji menegaskan, perjalanan dinas bukannya tidak boleh dilakukan. Hanya saja urgensi dari perjalanan dinas tersebut yang patut diperhatikan.

“Artinya apa, perjalanan dinas itu apa lagi perjalanan luar negeri itu khusus untuk yang bermanfaat aja,” tegasnya.

Ia memaparkan ada jenis perjalanan dinas yang bermanfaat dan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat. Misalnya, pameran yang tujuannya untuk mempromosikan keunggulan produk dari sebuah daerah.

“Kayak nanti September kita diundang untuk ikut ekspo, disiapkan stan dan sebagainya. Nah se-Kalbar kita gabung, kabupaten-kabupaten itu yang pergi pun tidak banyak, paling masing-masing kabupaten 2-3 orang aja, itu untuk promosi,” terangnya.

Sambung Sutarmidji, untuk saat ini yang melakukan perjalanan kebanyakan bukan dari jajaran Pemprov Kalbar. Melainkan, pelaku usaha yang hendak mempromosikan keunggulan produknya keluar daerah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved