Sat Lantas Polres Sanggau Lakukan Kegiatan Police Goes To School

Sementara total keseluruhannya sebanyak 65 laporan polisi (LP). Dari kesemuanya itu, 20 diantaranya meninggal dunia, 34 orang luka berat dan luka

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kasat Lantas Polres Sanggau, AKP Angga Pribadi Amsriyanto Nainggolan menyampaikan bahwa dari Januari hingga Juli 2022 angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sanggau yang melibatkan anak dibawah umur sebanyak 6 kasus. 

Sementara total keseluruhannya sebanyak 65 laporan polisi (LP). Dari kesemuanya itu, 20 diantaranya meninggal dunia, 34 orang luka berat dan luka ringan sebanyak 10 orang.

"Kemudian Langkah-langkag yang sudah kita lakukan untuk menekan  angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak dibawah umur, salah satunya adalah melakukan Police goes to school. Kita disana memberikan edukasi kepada anak-anak sekolah terkait dengan keamanan keselamatan ketertiban kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas),"katanya, Kamis 14 Juli 2022.

Wabup Sanggau Ontot Ikuti Pembukaan Gawai Dayak XI Kabupaten Sekadau Tahun 2022

Selain itu juga, pihaknya menjelaskan terkait apa saja yang harus dipenuhi para pengendara dalam mengemudikan atau mengendarai kendaraannya. 

Untuk mencegah anak dibawah umur dalam mengendarai kendaraan, Angga menegaskan bahwa pihaknya selalu mengimbau kepada para orang tua, baik langsung kepada orang tua murid maupun melalui anak-anak nya yang menjadi murid di sekolah-sekolah. 

"Seperti kemarin contohnya pada kegiatan masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS), kami datang ke sekolah, mengisi materi terkait Kamseltibcarlantas,"jelasnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada para siswa tersebut agar memberitahukan kepada orangtuanya bahwasannya apabila masih dibawah umur dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) seharusnya tak boleh mengendarai kendaraan bermotor.

"Apalagi tujuannya untuk dibawa ke jalan raya menuju ke sekolah, sebisa mungkin kalau ada kesempatan diantar oleh orangtuanya,"pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved