Polisi Lakukan Olah TKP Kasus Meninggal Tak Wajar di Monterado, Bengkayang

“Tiba-tiba saksi terkejut melihat ayahnya sudah tergantung dengan seutas tali di pintu belakang rumah korban,” tuturnya.

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. Humas Polres Bengkayang.
Anggota Polsek Monterado, Polres Bengkayang, Polda Kalbar, lakukan olah TKP Peristiwa seorang pria diduga bunuh diri dengan cara gantung diri, di Kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang, Kalbar. Senin 11 Juli 2022. TRIBUN PONTIANAK/Dok. Humas Polres Bengkayang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Warga Desa Siaga, kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang, Kalbar, dikejutkan dengan adanya peristiwa ditemukannya seorang pria yang diduga bunuh diri.

Mendapati laporan dari warga, Kanit Reskrim Polsek Monterado Bripka Heru bersama piket Polsek Monterado serta tenaga medis puskesmas Monterado segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP serta meminta keterangan kepada saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Kapolsek Monterado, Polres Bengkayang, Polda Kalbar, Iptu Edy Wuriyawan mengungkap bahwa diketahui Korban AH (68) merupakan warga desa Siaga, kecamatan Monterado, Kabupaten Bengkayang.

“Dari hasil pemeriksaan medis kejadian ini murni bunuh diri. Tidak ditemukan bukti kekerasan ditubuh korban,” papar Kapolsek Monterado ini.

Tiba di Polres Bengkayang, AKBP Dr Bayu Suseno Ikuti Tradisi Penyambutan

Iptu Edy Wuriyawan mengatakan, bahwa kronologi kejadian berdasarkan dari keterangan saksi yang juga anak korban saat itu sekira pukul 05.30 Wib saksi ingin menjemur pakaian dibelakang rumahnya melihat ayahnya sudah tergantung dibelakang pintu rumah.

“Tiba-tiba saksi terkejut melihat ayahnya sudah tergantung dengan seutas tali di pintu belakang rumah korban,” tuturnya.

Menurut keterangan dari saksi, kata Kapolsek Monterado, bahwa korban selama ini mengalami penyakit diabetes, dan sudah putus asa karena sudah sering berobat tapi tidak kunjung sembuh.

“Pihak keluarga sudah merelakan peristiwa ini dan menolak untuk diautopsi. Saya menyampaikan ucapan belasungkawa dan turut berduka cita, semoga Keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini,” tukasnya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved