Manfaatkan Lahan Gambut, Wujudkan Kubu Raya jadi Lumbung Padi Kalbar
Dengan dimanfaatkannya lahan gambut untuk bercocok tanam mencegah terjadinya kebakaran lahan gambut pada masa mendatang.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Untuk wujudkan tekad, Kubu Raya sebagai Lumbung Padi Di Kalbar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan memanfaatkan potensi lahan gambut untuk bertanam padi dan hortikultura.
Dengan dimanfaatkannya lahan gambut untuk bercocok tanam mencegah terjadinya kebakaran lahan gambut pada masa mendatang.
"Saat ini Petani-petani di kubu Raya sudah ada yang memanfaatkan dan mengembangkan tanaman yang cocok ditanam pada lahan gambut sehingga tidak perlu ada pembakaran lahan. Saat ini yang sudah cocok adalah tanaman Lidah Buaya, pepaya, dan beberapa tanaman umbi-umbian," kata Bupati Kubu Raya H Muda Mahendrawan pada Senin 11 Juli 2022 malam
• Cegah Wabah PMK, Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Kubu Raya Tracing Hewan Tenak di Wilayah Binaan
Bupati Muda menuturkan di Kecamatan Rasau Jaya, sudah ada petani yang menanam tanaman jagung dan sayuran saat ini sedang dikembangkan di Rasau Jaya.
"Ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mencegah kebakaran lahan ke depan."katanya
Dengan pemanfaatan lahan gambut untuk bercocok tanama, ini sinergi dengan tekad, Bupati Muda untuk menjadikan Kubu Raya sebagai lumbung padi di Kalbar.
"Sejak pertama menjabat periode 2009-2014 lalu, saya sudah berkomitmen untuk menjadikan pertanian sebagai panglima dengan menciptakan hilirisasi produksi pertanian, sehingga petani Kubu Raya tidak perlu khawatir kalau hasil pertanian tidak terserap karena pemda yang membelinya," kata Muda.
Kata Bupati Kubu Raya dengan ditargetkan Kubu Raya jadi lumbung pangan di Kalbar bisa dilakukan dengan memanfaatkan lahan gambut. Bahkan saat ini Kubu Raya sudah berhasil menjadi daerah kedua terbesar yang menghasilkan beras di provinsi itu. untuk itu dia juga berharap ada satu perubahan mendasar dalam penanganan sektor pertanian.
"Tahun depan petani kita jangan terpaku pada luas tanam yang tak jelas, karena kedepannya siapa yang menguasai pangan itulah yang paling maju," kata Bupati Kubu Raya dua periode ini
Dan ia juga mengungkapkan sebagai gambaran luas tanaman padi di Kubu Raya seluas 38.443 hektare, dengan produktivitas 2,91 ton/hektare.
"dengan memaksimalkan produksi pertanian, maka kebutuhan pangan masyarakat akan tetap terpenuhi. Hal tersebut juga telah terbukti, pada masa pandemi COVID-19 petani juga tetap bisa mendapatkan penghasilan karena hasil pertanian tetap terserap oleh masyarakat," ungkapnya
"Dan apabila kebutuhan pangan terpenuhi, maka kita tidak perlu khawatir kalau terjadi bencana alam ataupun pandemi karena kebutuhan masyarakat akan bisa terus terpenuhi. Untuk itu kami akan mengawal proses dari hulu hingga hilir untuk pertanian ini," pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News