Pemprov Kalbar Sebar Hewan Kurban ke 14 Kabupaten Kota

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan pemerintah Provinsi Kalbar tahun 2022 berkurban 67 ekor hewan dan disebar di 14 kabupaten kota. 

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Hewan kurban Sapi yang dijual peternak jelang Idul Adha. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan pemerintah Provinsi Kalbar tahun 2022 berkurban 67 ekor hewan dan disebar di 14 kabupaten kota. 

Secara pribadi, ia dan keluarga tahun ini berkurban di tiga tempat.

"Selain di Masjid Mujahidin, Masjid Jami' Pontianak Timur dan Kavaleri. Sementara Pemprov Kalbar berkurban di 14 kabupaten kota dengan total 67 ekor hewan kurban," jelas Sutarmidji usai menyerahkan hewan kurban di Masjid Mujahidin, Minggu 10 Juli 2022.

Memaknai hari raya kurban, Sutarmidji mengatakan sebagai momen mendekatkan diri kepada pencipta dan berbagi dengan sesama.

"Kita harus mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Meski PMK Sedang Mewabah, Peningkatan Hewan Kurban dari Tahun 2021 Mencapai Lima Persen

Saat ini kata dia, Pemprov Kalbar sedang fokus dalam menangani Penyakit Mulut dan Kulit (PMK).

"Sekarang sedang penanganan PMK, tapi walaupun hewan-hewan sudah kita screening untuk tidak terjangkit penyakit PMK. Konsumsi hewan kurban harus benar-benar matang. Jangan jadi orang luar negeri, semuanya mentah asal masak," katanya.

Sementara itu di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang setidaknya mengumpulkan sebanyak 10 ekor sapi dan 6 ekor kambing untuk dikurbankan pada hari raya Idul Adha 1443 H, Minggu 10 Juli 2022.

Bantuan belasan ekor hewan kurban tersebut berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang, Kelompok Kurban BPKAD Ketapang, Bank Kalbar serta sejumlah donatur lainnya.

Polsek Simpang Hilir dan Tim Satgas Vaksinasi Hewan Ternak Cegah PMK

Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Al Ikhlas Ketapang, H Marwan Noor mengatakan daging kurban nantinya akan dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu atau kaum dhuafa.

“Yang menerima daging kurban kita utamakan kepada kaum dhuafa setelah kita verifikasi datanya akan kami berikan,” kata Marwan usai Salat Idul Adha di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.

Marwan menegaskan, sebelumnya hewan-hewan kurban ini sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim pemeriksa dan bekerja sama dengan dokter hewan Dinas Pertanian Peternakan dan Perkebunan (Distanakbun) Kabupaten Ketapang.

“Kami dari masjid Al-Ikhlas ini ada tim pemeriksa yang diketuai oleh dokter Juhendro dan juga tim kesehatan dokter-dokter hewan yang ada di Distanakbun Ketapang,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved