Kesultanan Sambas Sebut Keberadaan Museum Daerah untungkan Siswa Sekolah untuk Belajar Sejarah
Setidaknya, menurut Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, edukasi kesejarahan dapat dipelajari oleh generasi milenial saat berkunjung ke museum daerah.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Pewaris Tahta Kesultanan Sambas Pangeran Ratu Muhammad Tarhan menghadiri peresmian Pameran Temporer Museum Daerah Kabupaten Sambas, Senin 11 Juli 2022.
Pangeran Ratu Muhammad Tarhan mengatakan keberadaan museum daerah serta pameran temporer ini memberikan keuntungan berupa edukasi sejarah. Khususnya bagi generasi-generasi muda untuk mengetahui sejarah kesultanan Sambas.
"Mungkin saya melihat dan ini perdana saya datang bersama Bupati dan jajaran Forkopimda hari ini. Kita melihat sangat-sangat beruntung Sambas punya museum daerah," katanya kepada wartawan.
Setidaknya, menurut Pangeran Ratu Muhammad Tarhan, edukasi kesejarahan dapat dipelajari oleh generasi milenial saat berkunjung ke museum daerah.
• Bupati Sambas Satono Sebut Pameran Temporer Kenalkan Khazanah Budaya ke Generasi Muda
Sebab, lanjut dia, fenomena saat ini anak muda mungkin tahu tahun ini Kota Sambas berusia 391 tahun, namun bagaimana perjalanan sejarahnya.
"Paling tidak kita bisa membagi hal-hal edukasi tentang kesejarahan karena memang kita lihat masa sekarang anak anak milenial tahu bahwa hari jadi kota ke 391 tahu. Tetapi perjalanan sejarahnya," katanya.
Dia menegaskan, siswa-siswa sekolah khususnya sangat diuntungkan dengan keberadaan museum daerah untuk mempelajari sejarah.
"Untuk mengetahui museum daerah ini, memang sangat-sangat diuntungkan terutama bagi pihak pihak sekolah untuk mengajak muridnya belajar sejarah," katanya. (*)
Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News