Soroti Harga Tiket Pesawat di Ketapang, Boyman Harun Mengaku Sudah Hubungi Dirjen Perhubungan Udara

Hal itu setelah adanya laporan pihak Bandara Rahadi Oesman Ketapang terhadap PT Wings Abadi Ketapang atau Wings Air ke Otoritas Bandar Udara Wilayah 1

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pesawat Wings Air saat berada di Bandara Rahadi Oesman Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Barat 1, Boyman Harun mengaku telah merespon persoalan tingginya harga tiket pesawat tujuan Ketapang - Pontianak dan sebaliknya.

Hal itu setelah adanya laporan pihak Bandara Rahadi Oesman Ketapang terhadap PT Wings Abadi Ketapang atau Wings Air ke Otoritas Bandar Udara Wilayah 1 Soekarno-Hatta mengenai harga tiket yang melebihi batas atas.

Legislator asal Kabupaten Ketapang itu pun menegaskan sudah menyampaikan persoalan tersebut ke Dirjen Perhubungan Udara.

Kapolres Ketapang Bersama Forkopimda Ikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-76 Secara Virtual

"Saya sudah kooridnasikan persoalan ini langsung sama pak Dirjen Perhubungan Udara agar masalah ini sesegera mungkin untuk ditanggapi dan jadi atensi. Ahamdulillah pak Dirjen sudah menanggapi baik dan mengaku akan menjadikan laporan ini sebagai perhatian serius untuk ditindak lanjuti," kata Boyman saat dihubungi, Selasa 5 Juli 2022.

Boyman menilai, seharusnya pelaku usaha dalam menjalankan usah sesuai aturan yang mengatur. Termasuk soal harga batas atas tiket yang sudah diatur seperti yang telah disampaikan Kepala Bandara Ketapang kepada awak media maupun dalam surat laporan mereka ke Otoritas Bandar Udara Wilayah 1 Soekarno-Hatta.

"Seperti yang Kepala Bandara sampaikan. Kalau ada harga batas atas sesuai aturan, harusnya itu diikuti. Kalau harga yang dijual melebihi ketentuan, suka tidak suka masyarakat pasti protes, keberatan bahkan tidak setuju dengan sikap semena-mena pihak perusahaan," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap agar persoalan harga tiket pesawat ini menjadi perhatian serius pihak terkait. Agar masalah ini segera selesai.

"Semoga sesegera mungkin ada perubahan harga tiket agar masyarakat tidak lagi dibebankan," tegasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved