Seorang Warga Diduga Bakar Diri Dalam Rumah di Monterado Bengkayang, Polisi Beberkan Kronologinya

Yang pertama mengetahui kejadian tersebut yaitu Aspia, yang merupakan tetangga korban

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Monterado
Polisi Polsek Monterado lakukan olah TKP seorang warga diduga bakar diri dalam rumahnya, Desa Mekar Baru Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang, Minggu 3 Juli 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Warga Desa Mekar Baru Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang dihebohkan dengan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara Bakar diri di dalam rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada hari, Minggu 3 Juli 2022.

Kapolsek Monterado Polres Bengkayang Polda Kalbar Iptu Edy Wuriyawan S.H., M.H. membenarkan mendapat laporan dari Kepala Desa Mekar Baru, Cipto, tentang peristiwa bunuh diri di Desa Mekar Baru Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang.

“Setelah mendapat laporan tersebut, personel Piket segera mendatangi lokasi dan menemukan korban YL (18 ) sudah meninggal dunia dengan Kondisi tubuh yang hangus terbakar. Selanjutnya personel polsek Monterado melakukan olah TKP serta mengambil keterangan di lapangan”, kata Kapolsek Edy Wuriyawan .

Seorang Suami Tega Menghabisi Istrinya Kemudian Bunuh Diri di Ketapang, Berikut Kronologinya

Iptu Edy Wuriyawan menjelaskan bahwa korban merupakan warga Dusun Barabas Baru 2 Desa Mekar Baru Kecamatan Monterado Kabupaten Bengkayang. Korban tinggal sendirian dirumahnya, yang mana orang tua dan adik korban tinggal di Kabupaten Sambas.

“Menurut keterangan dari warga setempat, bahwa korban mengalami gangguan kejiwaan yang mana sebelum korban melakukan bunuh diri sekitar tiga minggu sebelumnya korban membakar sepeda motor miliknya dan membakar tanaman bunga di sekitar rumahnya”, jelas Iptu Edy Wuriyawan.

Selanjutnya, Iptu Edy Wuriyawan bahwa korban mengakhiri hidupnya dengan cara membungkus dirinya dengan kasur busa, lalu membakar dirinya di dalam kamar rumahnya hingga mengakibatkan korban tersebut meninggal dunia dengan kondisi tubuh hangus beserta rumahnya pun ikut terbakar.

“Yang pertama mengetahui kejadian tersebut yaitu Aspia, yang merupakan tetangga korban, dimana saat itu korban melihat api sudah melahap rumah korban lalu Aspia memanggil tetangga lainnya untuk memadamkan api tersebut”, terang Kapolsek Monterado.

"Pihak keluarga sepenuhnya menerima atas musibah ini dan menolak untuk dilakukannya autopsi. Selanjutnya korban langsung dikebumikan oleh warga setempat dengan persetujuan dari pihak keluarga korban," tutup Edy Wuriyawan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved