Lapas Singkawang Gelar Simulasi Pemadam Kebakaran, Petugas Belajar Evakuasi Warga Binaan

La Ode Masrul menerangkan, simulasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa jika suatu saat musibah kebakaran benar-benar terjadi di Lapas

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Dok. Lapas Singkawang.
Petugas BPKS Dwi Tunggal memadamkan api pada simulasi pemadaman kebakaran di Lapas Singkawang. Jumat 24 Juni 2022. /Dok. Lapas Singkawang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singkawang bersama BPKS Dwi Tunggal Kota Singkawang melakukan simulasi pemadaman kebakaran dan evakuasi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas, Jumat 24 Juni 2022.

Simulasi pemadaman kebakaran tersebut pun dibuat seolah nyata. Petugas pemadam kebakaran dengan sungguh-sungguh memadamkan api yang berada di dekat blok hunian WBP.

Sementara petugas Lapas, bergegas membuka blok hunian WBP dan membantu mengevakuasi WBP. Para WBP pun berteriak histeris sambil berlari seolah kebakaran benar-benar sedang terjadi.

Plt. Kepala Lapas Kelas IIB Singkawang, La Ode Masrul menerangkan, simulasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya korban jiwa jika suatu saat musibah kebakaran benar-benar terjadi di Lapas.

Wakil Wali Kota Singkawang Irwan Nilai Wisuda dan Khataman Quran Jadi Apresiasi Bagi Anak-anak

Musibah kebakaran, lanjutnya, merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa jika tidak melakukan upaya yang tepat dalam mencegah kebakaran.

Terlebih, Lapas Singkawang dihuni sekitar 632 WBP, sehingga hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya Simulasi Pemadam Kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singkawang.

Lewat simulasi ini, para petugas Lapas dan WBP, La Ode Masrul katakan, akan memahami langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan diri.

Sedangkan petugas Pemadam Kebakaran, lanjutnya, dapat mengambil langkah yang pasti untuk memadamkan api.

"Karena memang bangunan Lapas ini desainnya tidak seperti bangunan pada umumnya, sehingga penanganan kebakaran juga harus dengan cara-cara tertentu," kata La Ode Masrul, Jumat 24 Juni 2022.

Melalui simulasi pemadaman kebakaran dan evakuasi WBP ini, Masrul menyakini pihaknya sudah sangat siap melakukan langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

"Kami petugas Lapas Singkawang sangat siap melakukan antisipasi apabila terjadi musibah kebakaran," tegasnya.

Namun, untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran, Masrul mengatakan, pihaknya juga melakukan berbagai upaya antisipasi.

Mulai dari rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, menyediakan fasilitas pencegahan seperti APAR, hingga rutin melakukan razia blok hunian WBP.

Dengan upaya-upaya ini, Masrul berharap, musibah kebakaran tidak terjadi di Lapas Kelas II B Singkawang, sehingga pelaksanaan pembinaan kepada WBP dapat berjalan lancar.

Selain simulasi pemadaman kebakaran dan evakuasi WBP, petugas BPKS Dwi Tunggal juga membantu mengajarkan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada para petugas Lapas dan WBP. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved