Profil Buya Arrazy Hasyim, Putranya Meninggal Dunia Tertembak Senjata Polisi di Tuban Jawa Timur

Seperti diketahui putra Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia akibat tertembak senjata api milik anggota Polri yang menjadi pengawalnya.

Editor: Marlen Sitinjak
Dok. Polsek Singkawang Barat
Ustaz Buya Arrazy Hasyim Pengasuh Ribath Nouraniyyah Hasyimiyyah memberi tausyiah di Masjid Raya Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Jumat 21 Januari 2022 silam. Putra Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia akibat tertembak senjata api milik anggota Polri yang menjadi pengawalnya, di Tuban, Jawa Timur (Jatim), Rabu 22 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TUBAN - Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Kabar Duka datang dari Ulama kondang Buya Arrazy Hasyim.

Seperti diketahui putra Buya Arrazy Hasyim meninggal dunia akibat tertembak senjata api milik anggota Polri yang menjadi pengawalnya.

Korban yang masih berusia tiga tahun tersebut meninggal dunia dengan luka tembak di bagian dagu.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tuban AKBP Darman mengatakan, peristiwa yang menewaskan anak seorang ulama itu terjadi pada Rabu 22 Juni 2022 sekitar pukul 13.30 WIB.

Peristiwa itu bermula ketika Buya Arrazy Hasyim dan keluarganya berkunjung ke rumah mertua di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim).

Bacaan Niat & Tata Cara Sholat Tahajud serta Waktu Sholat Tahajud yang Dimaksud Sepertiga Malam

"Telah terjadi kelalaian sehingga terjadi kecelakaan seorang anak laki-laki kecil putra salah satu ulama yang terjadi Kecamatan Palang, Tuban," kata AKBP Darman, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu.

Saat itu, anggota Polri berinial M yang bertugas menjadi pengawal pribadi Buya Arrazy Hasyim hendak menunaikan shalat dzuhur.

Sebelum shalat, M telah meletakkan senjata yang dibawanya di tempat aman.

Ketika M shalat, anak pertama Buya Arrazy Hasyim berinisial H (5), mengambil senjata milik M.

Senjata itu pun dibawa H bermain bersama korban. Tiba-tiba, terdengar letusan dari senjata api tersebut.

Peluru dari senjata itu mengenai tubuh korban yang meninggal di lokasi kejadian.

"Senjata sudah ditaruh di tempat yang aman. Tapi, namanya musibah di mana pun bisa terjadi," ungkapnya.

Darman menyampaikan, kejadian ini terjadi murni karena kecelakaan serta tidak ada unsur kesengajaan yang terjadi akibat letusan senjata.

Polisi masih mendalami peristiwa tersebut.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved