PT Jasa Raharja Kalbar

Peranan Jasa Raharja di Wilayah Perbatasan Aruk Indonesia - Malaysia

Pos Lintas Batas Negara Indonesia – Malaysia resmi dibuka sejak 20 April 2022 setelah kurang lebih satu tahun ditutup akibat....

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Jasa Raharja di Pos Lintas Batas Negara Aruk Indonesia (Kalbar) - Malaysia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Pos Lintas Batas Negara Indonesia – Malaysia resmi dibuka sejak 20 April 2022 setelah kurang lebih satu tahun ditutup akibat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Dengan dibukanya pintu perbatasan ini, bagi warga negara Indonesia yang hendak melaksanakan hajat/kegiatan di Malaysia sekarang dapat dilaksanakan kembali.

PT Jasa Raharja melalui Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 2/PMK.010/2003 tanggal 2 Januari 2003 telah ditunjuk sebagai Biro Nasional Indonesia untuk menjalankan Skim Asuransi Kendaraan Bermotor ASEAN.

Fungsi Skim asuransi tersebut adalah untuk memberikan perlindungan dan ganti rugi bilamana kendaraan dari negara ASEAN mengalami kecelakaan di wilayah Negara Republik Indonesia.

Dikonfirmasi melalui kepala Perwakilan Jasa Raharja Singkawang, Gunawan menjelaskan peran Jasa Raharja di wilayah perbatasan.

“Ya betul, kami menempatkan petugas di Pos Lintas Batas negara di Aruk. Meskipun tidak langsung dari Jasa Raharja melainkan melalui anak usaha yakni PT Jasaraharja Putera. Tugas kami disana adalah menjalankan dan memberikan pelayanan terkait skim asuransi kecelakaan sebagaimana penugasan oleh Menteri Keuangan,” ungkapnya.

Gandeng Dinas Perhubungan, Jasa Raharja Sintang Monitoring Angkutan Sungai di Melawi

Perlu diketahui bahwa skim asuransi yang dimaksud telah menjamin empat objek pertanggungan sekaligus yakni Pengemudi (termasuk crew), Casco, TPL Bodily Injury dan TPL Property Damage.

Dengan kata lain, baik korban manusia (bodily injury) maupun kendaraan akan mendapatkan perlindungan asuransi bilamana terjadi kecelakaan.

“Setiap kendaraan Malaysia (luar negeri) yang masuk pintu perbatasan secara resmi, kemudian (mohon maaf) mengalami kecelakaan dapat mendapatkan cover tersebut. Besaran santunan untuk korban yakni sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 16/PMK.010/2017 ditambah santunan dari Jasaraharja Putera yang besaran nya antara lain 30 Juta untuk korban Meninggal Dunia, Cacat Tetap Maksimum 30 Juta, dan Pengobatan Luka-luka maksimal 15 Juta sedangkan untuk kerusakan kendaraan akan mendapatkan penggantian indemnity maksimal 30 Juta belum termasuk Casco hingga 25 Juta,” imbuh Gunawan.

Proses klaim dapat dilakukan dengan melaporkan kejadian kepada instansi yang berwenang.

“Untuk proses klaim juga sangat mudah, cukup melaporkan kejadian kepada instansi berwenang seperti kepolisian, selanjutnya biar kami yang bekerja. Kami akan melakukan kunjungan proaktif untuk membantu penyelesaian santunan,” tambahnya.

Sebagaimana proses asuransi pada umumnya, dimana perlindungan asuransi harus berdasarkan polis dan premi yang harus dibayar oleh setiap kendaraan yang melintas di Pos Lintas Batas.

Besaran premi yang dipungut oleh Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera di perbatasan bervariasi tergantung dengan jenis kendaraan dan periode waktu proteksi dari kendaraan yang melintas.

“untuk besaran premi sangat bervariasi sesuai jenis kendaraan dan berapa lama kendaraan tersebut akan diproteksi, yang paling singkat adalah satu minggu dengan tarif 150 ribuan hingga 780 ribuan tergantung jenis kendaraan. Ada juga yang dua minggu atau bulanan disana beda lagi tarifnya,” pungkas Gunawan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved