Khazanah Islam
Bacaan Doa Setelah Sholat Tahajud Lengkap Bahasa Arab dan Indonesia serta Arti Doa Setelah Tahajud
Doa setelah Sholat Tahajud merupakan permohonan yang dilakukan untuk meminta segala sesuatu pada Allah SWT.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak bacaan doa setelah Sholat Tahajud berikut ini.
Doa setelah Sholat Tahajud berikut ini dalam bahasa arab hingga bahasa Indonesia serta artinya.
Berdoa merupakan sebuah keharusan bagi hamba Allah untuk meminta atas segala kebesaran sang penciptanya.
Hanya pada Allah tempat meminta dan berharap atas segala sesuatu.
Doa setelah Sholat Tahajud merupakan permohonan yang dilakukan untuk meminta segala sesuatu pada Allah SWT.
• 6 Sunnah yang Bisa Diamalkan Sebelum Berangkat Sholat Idul Adha, Nabi Muhammad SAW Juga Lakukan Ini
Ada doa khusus yang bisa dibaca setelah melakukan Sholat Tahajud.
Sholat Tahajud sendiri merupakan Sholat Malam yang dilangsungkan pada malam hari.
Waktu Sholat Tahajud disebutkan para ulama adalah sepertiga malam.
Sepertiga malam pertama mulai dari setelah sholat isya hingga pukul 22.00
Sepertiga malam keduamulai dari pukul 22.00 hingga 01.00.
Sepertiga malam ketiga kira-kira satu jam sebelum memasuki waktu subuh.
Syarat utama dalam melaksanakan Sholat Tahajud adalah harus tidur terlebih dahulu, sebab sholat Tahajud lebih afdol dikerjakan setelah tidur meskipun sebentar.
Sholat Tahajud dapat dilaksanakan 2 rakat atau kelipatannya.
Selain itu, Sholat Sunnah Tahajud lebih utama dikerjakan sendiri-sendiri.
Bacaan Niat
صَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَىI
Ushollii sunnatat-Tahajjudi rok’ataini lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat sunnah Tahajjud dua raka’at semata-mata karena Allah Ta’ala.
• Sholat Tahajud Jam 12 Malam Boleh Tidak ? Ketahui Waktu yang Tepat untuk Sholat Tahajud
Tata Cara Sholat Tahajud:
1. Niat sholat
2. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
3. Membaca surat Al Fatihah
4. Membaca surat dari Alquran
5. Ruku’ dengan tuma’ninah
6. I’tidal dengan tuma’ninah
7. Sujud dengan tuma’ninah
8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
9. Sujud kedua dengan tuma’ninah
10. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
11. Membaca surat Al Fatihah
12. Membaca surat dari Alquran
13. Ruku’ dengan tuma’ninah
14. I’tidal dengan tuma’ninah
15. Sujud dengan tuma’ninah
16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
17. Sujud kedua dengan tuma’ninah
18. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
19. Salam
20. Doa yang dianjurkan yaitu :
Rabbanaa aatinaa fid dunya hasanatan, wa - fil aakhirati hasanatan, waqinaa adzaaban naar.
Artinya :
"Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka".
Atau doa lain hadis Bukhari bahwa Rasulullah membaca doa:
" Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardli wa man fî hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa'dukal haq. Wa liqa'uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was sa'atu haq."
"Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Faghfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a'lantu, wa ma anta a'lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu'akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah."
Artinya:
"Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar."
"Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.