Rumah Sakitku Rumah Keduaku untuk Thalasemia & Sidoremi Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

siapapun bisa bergabung dengan harapan kedepan semakin banyak sahabat thalasemia yang bisa bergabung.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Windy Prihastari
Windy Prihastari 

Windy mengatakan sebenarnya cara seperti itu bagus sehingga anak-anak tidak stres harus menginap dirumah sakit. 

Dengan adanya inovasi dari Rumah sakitku rumah keduaku anak-anak talasemia menjadi memiliki ruangan tersendiri. 

Sehingga mereka merasa nyaman, karena harus seumur hidup melakukan transfusi.

Windy mengatakan apa yang telah dilakukan oleh Sahabat Thalasemia sangat membantu anak-anak penyandang thalasemia terutama untuk memastikan ketersediaan pendonor darah tetap dengan adanya aplikasi tersebut. 

“Mereka (Sahabat Thalasemia) juga mengajak anak-anak untuk belajar bersama dan memiliki kegiatan lain terutama memberikan motivasi bagi sahabat Thalasemia,”ujar Windy. 

Ia menambahkan siapapun bisa bergabung dengan harapan kedepan semakin banyak sahabat thalasemia yang bisa bergabung. 

Sahabat Thalasemia bersama POPTI juga tidak hanya memperhatikan anak thalasemia. Tetapi juga ingin berbagi dengan anak-anak yang membutukan pertolongan lainnya terutama untuk anak yang kebutuhan khusus. 

“Pada ramadan lalu kita juga sudah melakukan silaturahmi dan menyerahkan bantuan bagi panti asuhan tuna netra. Ini sebagai bentuk untuk memberikan motivasi bagi penyandang Thalasemi. Dengan keterbatasan kita juga harus bisa berbagi dengan sesama dan saling tolong menolong,” pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved