Polisi Sosialisasi Perbup Cara Buka Lahan Berbasis Kearifan Lokal dan Cegah PMK 

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Sat Binmas Polres Kapuas Hulu, saat melaksanakan tatap muka dengan masyarakat, di Desa Sibau Hilir.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Humas Polres Kapuas Hulu
Kasat Binmas Polres Kapuas Hulu AKP H Salmansyah saat menyampaikan sosialisasi tentang Perbup nomor 51 tahun 2022, tentang pembukaan lahan dan dengan berbasis kearifan lokal, dan PMK pada hewan ternak, di Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, Kamis 16 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Polres Kapuas Hulu sedang gencar-gencarnya melakukan sosialisasi terkait peraturan bupati (Perbup) nomor 51 tahun 2022, tentang pembukaan lahan dan dengan berbasis kearifan lokal, dan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Sosialisasi tersebut disampaikan oleh Sat Binmas Polres Kapuas Hulu, saat melaksanakan tatap muka dengan masyarakat, di Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, Kamis 16 Juni 2022.

Kasat Binmas Polres Kapuas Hulu, AKP H Salmansyah menyatakan, peraturan bupati tersebut sangat penting diketahui oleh masyarakat, karena pemerintah kabupaten Kapuas Hulu sudah mengatur tentang cara petani membuka lahan, dengan cara berbasis kearifan lokal.

9 Ibu Hamil di Kabupaten Kapuas Hulu Terinfeksi Virus HIV-AIDS, Kini Sedang Jalani Pengobatan Khusus

"Jadi tidak sembarangan ketika masyarakat ingin membuka lahan, karena sudah diatur oleh pemerintah daerah Kabupaten Kapuas Hulu," ujarnya kepada wartawan.

Kemudian terkait penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak yang kini masih menjadi perhatian khusus pemerintah pusat hingga daerah itu sendiri.

"Kita tau bersama bahwa penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak masih terjadi di Indonesia, ini perlu kita gencar sosialisasi ke masyarakat, jangan sampai PMK terjadi di hewan ternak di Kapuas Hulu," ucapnya.

Diharapkan, kepada perangkat Desa wajib menyampaikan kepada warga masyarakat sampai ke bawah tentang pembukaan lahan yang tertuang di Perbup No 51 tahun 2020 dan penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak.

"Kami mohon  kerja sama masyarakat Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, agar mendukung peraturan bupati tentang pembukaan lahan dan mencegah dari penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak," ujarnya.

Terpenting lagi adalah khusus PMK itu sendiri, apabila ada menemukan hewan ternak kena PMK, agar melaporkan kepada penyuluh Desa atau kepada Bhabinkamtibmas.

"Jadi langsung segera ditangani oleh satgas kabupaten," ungkapnya.

Kaur Umum dan Perencanaan Desa Sibau Hilir, Kecamatan Putussibau Utara, Rafael Rate, mengucapkan terima kasih kepada Polres Kapuas Hulu, telah hadir dalam memberikan sosialisasi ke masyarakat.

"Kami sebagai perangkat desa akan sampaikan hasil sosialisasi ini ke masyarakat, untuk mendukung semua aturan dari pemerintah, demi kepentingan bersama di Kabupaten Kapuas Hulu," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved