Perawatan Kelainan Lambung Emiyarti, Ditanggung Penuh BPJS Kesehatan

Dengan sistem gotong royong yang diterapkan Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, banyak yang terbantu dan banyak juga yang membantu.

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Emi Peserta JKN yang terdaftar dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dicanangkan oleh Pemerintah sangat disyukuri oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Program ini secara tidak langsung mengajak seluruh masyarakat Indonesia peduli terhadap sesama.

Dengan sistem gotong royong yang diterapkan Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, banyak yang terbantu dan banyak juga yang membantu.

Salah satu yang telah merasakan manfaat menjadi peserta JKN adalah Emiyarti (49), warga desa Sungai Bulan, Kecamatan Singkawang Utara, Kota Singkawang.

Emi merupakan peserta JKN yang terdaftar dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Tidak Ada Perbedaan Pelayanan Kesehatan yang Diterima Peserta JKN-KIS

Emi begitu sapaan akrabnya adalah seorang ibu rumah tangga yang kini hanya tinggal berdua Bersama suami yang merupakan buruh harian lepas.

“Usia saya dan suami sudah tidak muda lagi. Suami hanya sebagai seorang buruh bangunan yang pendapatannya tidak menentu. Ditambah lagi kami sering sakit-sakitan tentunya sudah tidak maksimal lagi untuk bekerja. Tapi alhamdulillah kami terdaftar sebagai peserta JKN yang iurannya ditanggung pemerintah,’’ ujar Emi.

Sejak tahun 2019 Emi mulai merakan sakit pada bagian perut.

"Karena sudah tidak tahan lagi saya periksakan ke pelayanan kesehatan yang terdaftar di kartu KIS saya. Kemudian dirujuk di rumah sakit dan diperiksa. Informasi dari dokter ternyata ada kelainan pada lambung saya. Beberapa kali saya rawat inap di rumah sakit bahkan sampai sekarang masih rutin minum obat. Walaupun kondisi sekarang sudah membaik tapi saya masih melakukan kontrol karena terkadang tiba-tiba muncul sakit diperut saya,’’ lanjutnya.

Emi menjelaskan betapa terbatasnya keuangan rumah tangganya dalam kehidupan sehari-hari, ditambah lagi beban pembiayaan dengan adanya penyakit yang ia derita saat ini.

Tak Keluarkan Uang Sepeserpun, Murhadiatma Rasakan Kemudahan Layanan dengan JKN-KIS

“Kehidupan sehari-hari saja saya rasakan sekali sulitnya, jika harus ditambah menggunakan biaya sendiri untuk pengobatan kelainan lambung saya, ya saya hanya bisa pasrah saja menunggu giliran," ungkapnya.

Emi berharap Program JKN-KIS terus ada untuk membantu seluruh masyarakat Indonesia dna selalu memberikan pelayanan yang terbaik yang memudahkan masyarakat.

"Saya berterima kasih karena telah terbantu dengan adanya Program JKN. Pemerintah  benar-benar memperhatikan seluruh masyarakat dengan hadirnya program ini. Peserta yang sehat membantu yang sakit dan yang sakit merasa terbantu,” tutup Emi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved