KPU Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, Deni Nuliadi: Segera Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pemilu

Jadi pemutakhiran daftar pemilih berkelenjutan setiap bulan akan terus tetap kita laksanakan seperti biasa

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ Muhammad Rokib
Foto bersama setelah peluncuran tahapan pemilu tahun 2024 di aula Kantor KPU Kota Pontianak Kalimantan Barat,Selasa 14 Juni 2022 malam 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah meluncurkan tahapan pemilu tahun 2024 di seluruh Indonesia, Selasa 14 Juni 2022 malam.

Pada peluncuran tahapan pemilu 2024 ini juga diikuti secara virtual oleh KPU provinsi dan kabupaten/Kota termasuk KPU Kota Pontianak Kalimantan Barat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak, Deni Nuliadi menyampaikan, bahwa peluncuran tahapan pemilu 2024 tahun ini juga bertepatan dengan 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.

Hal tersebut tentunya juga sudah tertuang  dalam UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu yang dikatakan, bahwa tahapan pemilu paling lama itu dimulai selama 20 bulan sebelum pemungutan suara.

"Nah setelah peluncuran tahapan pemilu ini,  kami akan segera melaksanakan kegiatan-kegiatan sosialisasi terkait dengan pemilu 2024. Kemudian juga akan melaksanakan penyiapan perangkat aturan yang akan mengatur dan tentunya secara hierarki akan disiapkan oleh KPU RI dan diturunkan ke provinsi dan kabupaten/kota," ungkapnya, Rabu 15 Juni 2022.

Bawaslu Kubu Raya Ikut Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024


Selain itu, Deni mengatakan, bahwa pihaknya juga akan mempersiapkan terkait pendaftaran peserta pemilu yaitu Partai Politik yang nantinya akan dimulai tahapan pendaftaran di akhir Juli 2022.

Sebelum dilaksanakan pendaftaran partai politik tersebut, lanjut Deni, tentunya KPU akan melakukan bimtek khusus terkait dengan penggunaan sistem informasi partai politik. 

Hal tersebut menjadi, karena Partai Politik nantinya akan menginput seluruh data-data yang dibutuhkan untuk digunakan pada saat  pendaftaran partai politik di KPU RI pada akhir Juli.

"Sistem informasi partai politik ini di KPU menjadi syarat mutlak untuk melakukan pendaftaran ke KPU untuk menjadi peserta pemilu. Maka seluruh partai politik yang ingin menjadi peserta pemilu 2024 harus mendaftarkan dirinya ke KPU, baik peserta pemilu 2019 maupun yang baru," jelasnya.

Hanya saja yang berbeda kata dia, untuk verifikasi faktual keanggotaan, bagi  partai-partai politik yang sudah lolos parliamentary threshold mahkamah konstitusi, maka tidak perlu dilakukan verifikasi faktual.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved