Waspada Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Naik, Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi Biang Kerok

Hingga Minggu 12 Juni 2022, kasus Covid-19 di Indonesia mencapat 6.060.488 dengan total kasus baru 551 kasus baru.

The Conversation
Waspada Kasus Covid-19 di Indonesia Melonjak Naik, Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi Biang Kerok 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus Covid-19 di Indonesia mulai menunjukkan angka peningkatan beberapa hari terakhir usai pencabutan kewajiban pakai masker.

Hingga Minggu 12 Juni 2022, kasus Covid-19 di Indonesia mencapat 6.060.488 dengan total kasus baru 551 kasus baru.

Keberadaan subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 diduga menjadi penyebab utama meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia.

Dilansir dari Kompas.com, Epidemiolog Griffith University Dicky Budiman mengatakan, keberadaan subvarian Omricon BA.4 dan BA.5 kemungkinan berkontribusi atas kenaikan kasus Covid-19 belakangan.

"Untuk kehadiran BA.4 dan BA.5, potensi adanya gelombang itu ada. Bedanya, gelombang yang timbul saat ini adalah gelombang yang tidak serta merta bareng antara kasus infeksi, kasus kesakitan, dan kematian. Jadi tidak paralel," kata Dicky kepada Kompas.com, Minggu 12 Juni 2022

Waspada! Muncul Varian Baru Covid-19 BA.4 dan BA.5 yang Disebut Lebih Menular dari Omicron

Kendati demikian, Dicky meminta agar semua pihak mewaspadai adanya kenaikan ini.

Pasalnya, capaian vaksinasi dosis ketiga atau booster di Indonesia masih di bawah 50 persen.

Menurutnya, ketidakhati-hatian dalam masa pandemi Covid-19 yang belum berakhir ini bisa membuat target Indonesia untuk keluar dari krisis akan semakin lama.

Karena itu, ia berharap agar pemerintah dan semua pihak memanfaatkan masa transisi ini untuk memperkuat sistem kesehatan.

"Sehingga apa pun subvarian yang muncul, kita siap. Perilaku yang harus dibangun adalah perilaku yang adaptif," jelas dia.

"Apalagi BA.4 dan BA.5 ini virusnya lebih banyak di hidung daripada tenggorokan. Untuk itu penting banget masker," sambungnya.

Dicky menuturkan, kenaikan kasus di Indonesia ini sangat mungkin akan terjadi seperti sebelumnya.

Waduh! Infeksi Harian Covid-19 di Indonesia Melesat Lagi | Akankah PPKM Kembali Diberlakukan ?

Terlebih, subvarian BA.4 dan BA.5 ini merupakan kandidat yang bisa membuat ledakan kasus infeksi Covid-19 dalam satu wilayah atau negara.

Namun, ledakan kasus itu tidak akan berpengaruh signifikan pada jumlah kesakitan dan kematian, karena imunitas yang sudah terbentuk.

Agar tidak terjadi lonjakan kasus seperti sebelumnya, Dicky berharap agar pemerintah terus mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved