Bersiap Ikuti Ajang Porseni Politeknik Se-Indonesia, Tim Futsal Politap Masuki Persiapan Khusus 

Saat diwawancarai, Direktur Politap Endang Kusmana mengatakan, futsal merupakan salah satu Cabang Olahraga (Cabor) unggulan dari sepuluh Cabor

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Tim Futsal Politap bersama Direktur Politap Endang Kusmana dan Pelatih Elkjaer di lapangan futsal Karisma Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Tim futsal Politeknik Negeri Ketapang (Politap) saat ini tengah menjalani persiapan khusus untuk ikut dalam ajang Porseni antar Politeknik Negeri se-Indonesia yang akan diselenggarakan pada bulan Juli mendatang.

Saat diwawancarai, Direktur Politap Endang Kusmana mengatakan, futsal merupakan salah satu Cabang Olahraga (Cabor) unggulan dari sepuluh Cabor yang akan dikirim ke Banjarmasin sebagai tuan rumah Porseni Politeknik se-Indonesia.

"Tentu ada beberapa Cabor yang menjadi unggulan. Namun melihat sejarah, tim futsal kita pernah meraih ranking," kata Endang, Minggu 12 Juni 2022.

Diduga Terlibat Penggunaan dan Edarkan Narkoba, Oknum Personel Satpol PP di Ketapang Diciduk Polisi 

Dalam mengikuti ajang Porseni ini, kata Endang, pihaknya tidak hanya melirik juara namun bagaimana para atlet yakni mahasiswa Politap dapat membawa dan mengharumkan nama daerah yakni Kabupaten Ketapang.

"Pesan saya jaga nama baik kampus dan daerah. Junjung tinggi sportivitas dan terus kembangkan soft skill karena mereka sudah fokus dengan hard skill nya saat belajar di kampus," tandasnya.

Sementara itu, Pelatih Tim Futsal Politap, Elkjaer menambahkan, sejumlah persiapan terus dilakukan oleh pihaknya termasuk saat ini telah memasuki persiapan khusus.

"Persiapan sekitar dua bulan. Sejak awal kita seleksi dulu dari 40 pemain sampai tersisa 10 pemain untuk ikut ke Porseni nanti," kata Elkjaer.

Dalam kesempatannya, Elkjaer pun menargetkan juara pada kompetisi nanti. Hal itu berdasarkan sejarah tim futsal Politap yang pernah meraih juara 3 pada tahun 2014 lalu.

"Kemaren perunggu, minimal kita pertahankan. Namun target kita rubah warna nya menjadi perak atau emas," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved