Minibus Tabrak Dua Sepeda Motor di Sambas, 1 Meninggal Dunia 4 Lainnya Patah Tulang dan Luka

"Sementara korban yang meninggal akan dibawa kekediaman almarhum di Dusun Sembuak Segantong, Teluk Keramat, Sambas," ucapnya.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Kapolsek Galing
Anggota Polsek Galing saat meninjau lokasi kejadian tabrakan di Jalan Lingkar Galing, Desa Galing, Kec Galing, Sambas, Kalbar, Sabtu 11 Juni 2022. istimewa/Kapolsek Galing 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Satu unit minibus menabrak dua pengendara sepeda motor sebelum akhirnya terjungkal ke parit di Jalan Lingkar Galing, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 11 Juni 2022.

Akibat tabrakan tersebut, anak usia 7 tahun meningal dunia serta empat korban lainnya mengalami patah tulang dan luka-luka.

Kapolsek Galing IPDA Hazimi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Dia mengatakan laka lantas itu terjadi pukul 10.30 WIB dengan kronologis bermula saat sebuah minibus melaju dari arah Aruk, Sajingan Besar.

"Sekira pukul 10.30 WIB, dari arah Aruk, Sajingan Besar melaju sebuah mobil grand livina warna silver dengan nomor polisi nopol KB 1264 QE yang dikendarai oleh Saudara Dedi," katanya kepada Tribun Pontianak.

Bupati Satono Serahkan SK dan Perjanjian Kerja 95 PPPK Pemda Sambas

IPDA Hazimi mengungkapkan, kemudian dari arah berlawanan terdapat 2 unit sepeda motor jenis motor Honda Beat dan Revo dikendarai pasangan suami istri.

"Honda Beat terdapat suami istri (korban) dan anak umur 7 tahun (korban MD) dan revo KB 4878 TF terdapat suami istri (korban), yang hendak pergi menghadiri undangan di Dusun Putat Desa Sungai Guntung," ungkapnya.

Namun, lanjut IPDA Hazimi, tiba-tiba minibus tersebut seperti hilang kendali sehingga pindah jalur dan menabrak pengendara motor revo. Kemudian menabrak motor beat setelah itu mobil tersebut masuk ke parit.

"Atas kejadian tersebut, yang berada di kendaraan sepeda motor honda beat, satu korban meninggal di tempat atas nama Muhamad Fikri umur 7 tahun, sementara kedua orang tuannya Nur Afifa (34) dan Irwanto (40) mengalami patah tulang kaki sebelah kanan dan luka-luka lecet," terangnya.

Dia menjelaskan, pengendara sepeda motor revo Kasimah (55) mengalami patah tulang kaki sebelah dan Abas Akil (57) mengalami benturan di bagian dada dan mengalami luka lecet di bagian tangan.

Dia mengungkapkan, dari keterangan pengendara mobil, bahwa supir atas nama Dedi mengira kedua sepeda motor tersebut hendak menyeberang jalan. Sehingga supir membanting kendaraannya ke arah kanan lalu ke jalur yang berlawanan.

"Namun keterangan dari Abas Akil, pengendara revo, menerangkan bahwa mobil yang dikendarai oleh Dedi tiba-tiba seperti kehilangan kendali sehingga berpindah jalur, bahkan korban yang mendarai sepeda motor sudah sampai ke beram/tepi jalan namun kecelakaan masih tetap tidak terhindarkan," katanya.

Dia berujar saat ini 3 korban yang mengalami patah tulang kaki akan dirujuk ke RS Harapan Bersama, Kota Singkawang.

"Sementara korban yang meninggal akan dibawa kekediaman almarhum di Dusun Sembuak Segantong, Teluk Keramat, Sambas," ucapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved