Kabupaten Sekadau Sumbang Satu Inovasi Pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Indonesia 2022

Etika berharap dengan masuknya inovasi tersebut ke dalam 200 besar nominasi inovasi pelayanan publik dapat menambah kesejahteraan masyarakat.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Sindika Wulandari
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Koperasi Kabupaten Sekadau, Etika Haryati, Kamis 9 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat sumbang satu inovasi yang masuk dalam 200 besar nominasi finalis top Inovasi Pelayanan Publik dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Indonesia Tahun 2022.

Inovasi tersebut datang dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kabupaten Sekadau, dengan judul Penguatan Permodalan Bagi Pelaku UMKM Melalui Kerjasama dengan Perbankan di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat.

Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Koperasi Koperasi Kabupaten Sekadau, Etika Haryati memaparkan, inovasi tersebut sudah berjalan sejak tahun 2019. Dengan melibatkan berbagai Bank di Kabupaten Sekadau, baik yang berstatus BUMD maupun BUMN.

Etika menjelaskan, inovasi itu muncul saat Dirinya mengikuti Diklatpim 3 di Jawa Timur pada tahun 2019. Pada saat itu setiap SKPD membuat tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) dari masing-masing bidang dan Dinas yang diangkat dari isu strategis di Dinas Koperasi Kabupaten Sekadau.

Sikapi Kasus HIV Ada di Sekadau, Henry Alpius Nilai Pentingnya Kesadaran Individu

"dibuatlah suatu makalah tentang inovasi ini. Saat itu ada sekitar 40 peserta dan inovasi ini masuk nominasi ketiga. Inovasi ini sudah berjalan, terlebih memang untuk pelaku UMKM pasti membutuhkan pembiayaan. Latar belakang itu saya ambil, karena saya melihat sekarang fungsi Dinas tidak memberikan uang cash tapi memfasilitasi," jelas Etika.

Inovasi itupun terus dikembangkan, dari yang awalnya hanya melibatkan Bank Kalbar dalam bentuk Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS).

Sampai saat ini hampir seluruh Bank yang ada di Kabupaten Sekadau terlibat. Walaupun tidak semuanya tercatat dalam bentuk PKS, karena hampir seluruh Bank memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Dinas Koperasi Kabupaten Sekadau pun terus memberikan sosialisasi tentang permodalan tersebut bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sekadau. Hingga saat ini, Etika menyebut hampir sebagian besar pelaku UMKM di Sekadau sudah merasakan manfaat dari inovasi tersebut.

"Salah satu contoh UMKM yang sudah pakai KUR ini brand Kopi Toni dan Tuan Muda, serta masih banyak yang lain seperti mereka yang berjualan di kompleks pasar baru Sekadau, " lanjutnya, Kamis 9 Juni 2022.

Etika berharap dengan masuknya inovasi tersebut ke dalam 200 besar nominasi inovasi pelayanan publik dapat menambah kesejahteraan masyarakat.

Tentunya dengan semakin dikenalnya Dinas Koperasi Kabupaten Sekadau dan produk UMKM-nya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved