PLN Pastikan Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan Mengacu Aturan yang Berlaku dan Dijamin Aman

proyek yang tengah dibangun oleh PLN UIP KLB ialah SUTT 150 kiloVolt (kV) Sandai-Sukadana yang rencananya akan melintas di dua kabupaten.

Editor: Nina Soraya
Dok/PLN UIP KLB
PLN UIP KLB menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dilaksanakan, pihak PLN selalu mendesain tower sesuai dengan Standar Nasional Indonesia No 04-6918-2002 dan 04-6950-2003 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimun serta Ambang Batas Medan Listrik dan Medan Magnet SUTT dan SUTET, serta juga berbagai aturan lain yang mengatur tentang hal tersebut. Sehingga instalasi kelistrikan yang dibangun telah mempertimbangkan aspek keamanan dari segi konstruksi maupun dari sekitar lokasi instalasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) membangun berbagai infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Dalam setiap proyek, PLN memastikan setiap pembangunan gardu induk, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), dan pembangkit dibangun secara aman sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku.

Dalam keterangan yang diberikan, Faruq Suyuthi Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP KLB menjelaskan bahwa sebelum pembangunan dilaksanakan, pihak PLN selalu mendesain tower sesuai dengan Standar Nasional Indonesia No 04-6918-2002 dan 04-6950-2003 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimun serta Ambang Batas Medan Listrik dan Medan Magnet SUTT dan SUTET.

Serta juga berbagai aturan lain yang mengatur tentang hal tersebut.

Sehingga instalasi kelistrikan yang dibangun telah mempertimbangkan aspek keamanan dari segi konstruksi maupun dari sekitar lokasi instalasi.

Bangun 12 Jalur SUTT dan 7 GI di Kalbar dan Kalteng, PLN UIP KLB Perkuat Keandalan Kelistrikan

“PLN juga telah memperhitungkan berbagai hal dalam penentuan lokasi proyek, antara lain kondisi gegorafis.

Keberadaan bangunan, dan instalasi lain di sekitar rencana pembangunan tower dan lintasan kabelnya di sepanjang jalur PLN juga telah mengantongi berbagai perizinan yang diperlukan,” jelasnya.

Pihaknya menyebutkan bahwa pembangunan yang dilakukan oleh PLN juga mengacu pada Permen ESDM yang berlaku, yaitu Permen ESDM No. 13 tahun 2021 tentang Ruang Bebas dan Jarak Bebas Minimum Jaringan Transmisi Tenaga Listrik dan Kompensasi Atas Tanah, Bangunan, dan/Atau Tanaman yang Berada di Bawah Ruang Bebas Jaringan Transmisi Tenaga Listrik.

Salah satu proyek yang tengah dibangun oleh PLN UIP KLB ialah SUTT 150 kiloVolt (kV) Sandai-Sukadana yang rencananya akan melintas di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara, 3 kecamatan, dan 8 desa.

Dari 191 tapak tower yang ada, saat ini tersisa 5 lokasi tower yang belum bersedia dibangun.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved