Dampak Viral Marketing dan Turbo Marketing Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen

Wujud pelayanan yang baik fokus pada kecepatan dan daya tanggap atau responsive itulah yang disebut turbo marketing.

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
Dokumentasi/Anto Dilana
Mahasiswa aktif Prodi MM Untan, Pontianak, Kalimantan Barat, Anto Dilana. 

Citizen Reporter
Mahasiswa aktif Prodi MM Untan Pontianak, Anto Dilana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Biasanya konsumen membeli suatu produk karena adanya faktor kebutuhan.

Hal ini bisa disebabkan oleh internal dalam dirinya dan bisa juga disebabkan oleh faktor lingkungan eksternal.

Munculnya minat akan membuat seseorang terpacu untuk mencari informasi secara cepat dan akurat seperti halnya lewat internet yang saat ini booming dikalangan millennial.

Istilah viral marketing dipelopori oleh Tim Draver dan Steve Juvetson adalah bentuk komunikasi elektronik dari mulut ke mulut.

Selain itu Kotler & Amstrong (2004) menyatakan bahwa viral marketing adalah bentuk pemasaran dari mulut ke mulut melalui internet, adanya pemberi pesan via e-mail ataupun yang sejenisnya yang sifatnya menular dari satu teman ke teman yang lain (Elqorni, 2011).

Viral marketing diartikan sebagai suatu teknik pemasaran menggunakan media social, baik secara online maupun offline, dengan tidak pula mengabaikan bentuk atau bagian dari pelayanan dalam bisnis.

Wujud pelayanan yang baik fokus pada kecepatan dan daya tanggap atau responsive itulah yang disebut turbo marketing.

Turbo Marketing merupakan konsep baru dalam dunia marketing yaitu pemasaran yang menghendaki layanan tercepat bagi konsumen.

Konsep dari strategi turbo marketing adalah time compression yaitu dengan cara mempersingkat waktu untuk memberikan layanan kepada konsumen secara cepat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved