IKSAS Kalbar Gelar Halal Bihalal Sekaligus Pelantikan dan Raker
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Abdussalam KH. M. Anis Alhifni menyampaikan kepada pengurus alumni Abdussalam (IKSAS) yang baru dilantik agar bisa memb
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Alumni pondok pesantren Abdussalam yang tergabung dalam Ikatan Santri dan Alumni Abdussalam (IKSAS) menggelar Halal bihalal yang dirangkai dengan pelantikan dan rapat kerja pada kepengurusan yang baru periode 2022-2026 wilayah Kalimantan Barat, di Aula kantor bupati Kabupaten Kubu Raya, Minggu 5 Juni 2022.
Kegiatan halal bi halal tersebut dihadiri oleh ketua yayasan Pondok Pesantren Abdussalam KH. M. Anis Alhifni, M.Pd.I, Sekretaris daerah (Sekda) Kubu Raya Yusran Anizam, Kemenag Kubu Raya KH. Ruslan Hasan, S.Ag. MA. dan Forkopimda Kubu Raya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Abdussalam KH. M. Anis Alhifni menyampaikan kepada pengurus alumni Abdussalam (IKSAS) yang baru dilantik agar bisa membantu pesantren dan dapat mengembangkan pendidikan, serta kemaslahatan.
• Update Terbaru, Nilai Ambang Batas SKD Sekolah Kedinasan 2022
"Karena santri yang hafal Al Qur'an dan bisa membaca kitab kuning sudah banyak sehingga bisa dialokasikan untuk mengajar di mushola dan masjid di desa-desa, terutama desa yang kurang tersentuh dengan pendidikan," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, selain pendidikan pesantren, mengembangkan beberapa unit bisnis di bidang UMKM dengan tujuan menjadi pesantren mandiri dan menjadikan santri enterpreneur itu juga penting dilakukan agar santri ketika keluar pesantren dapat mengembangkan usaha dan membuka lapangan pekerjaan.
Menurutnya, pondok pesantren khususnya di Kabupaten Kubu Raya banyak memliki potensial yang baik, karena prestasi-prestasi yang diraih merupakan santri dari kubu raya.
"Maka kita berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan baik secara moril maupun non moril," ucapnya.
Sementara itu, Ketua IKSAS Kalbar, Taufiq Astian menyampaikan, terbentuknya pengurus IKSAS Kalbar agar alumni mengembangkan potensi untuk lebih maju khusnya membina alumni yang jauh dari pondok pesantren Abdussalam lebih aktif berperan kepada masyarakat.
"Berharap kepada alumni untuk tetap semangat jangan terputus silaturahmi, karena alumni Abdussalam termasuk orang-orang yang memiliki agama. Selain atensi dari pondok pesantren untuk dapat mengadi kepada masyarakat," ucapnya.
Dirinya bersama pengurus yang dilantik, terus melakukan pembinaan kepada alumni Abdussalam yang selama ini vakum di beberapa kabupaten/kota.
"Hingga saat ini terbentuk kepengurusan yang ketiga, sejak terbentuknya IKSAS secara formal, dengan data memiliki ribuan alumni dari pondok pesantren Abdussalam yang ada dipenjuru dunia," tukasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Alumni-pondok-pesantren-Abdussalam-yang-tergabung-dalam-sdf-sd.jpg)