Usai Pimpin IKIP PGRI Pontianak, Rustam Harap Rektor Baru Lanjutkan Program yang Sudah Berjalan

Ia berharap mudah-mudahan rektor yang baru dilantik akan terus dapat menindaklanjuti program yang sudah baik dilaksanakan selama ini.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Adpim Pemprov Kalbar
Pelantikan Muhamad Firdaus beberapa waktu lalu sebagai Rektor IKIP Pontianak periode 2022-2026 menggantikan Rektor sebelumnya yang dijabat oleh Rustam.// Adpim Pemprov Kalbar 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Muhamad Firdaus beberapa waktu lalu telah dilantik sebagai Rektor IKIP PGRI Pontianak periode 2022-2026 menggantikan Rektor sebelumnya yang dijabat oleh Rustam.

Dengan pelantikan Rektor Baru IKIP PGTI Pontianak periode 2022-2026, Rustam sebagai Rektor sebelumnya berharap dengan pelantikan ini IKIP PGRI kedepan akan semakin menjadi lembaga pendidikan yang unggul terkhusus dalam memajukan dunia pendidikan di Kalbar.

Selama masa kepemimpinannya sejak 2018-2022 berbagai pencapaian sudah didapatkan IKIP PGRI.

“Sejak 2018 hingga 2022 kita sudah menjalankan program merdeka belajar dan kampus merdeka, beberapa dosen juga telah menjadi assesor guru penggerak, dan mahasiswa kita juga telah menjadi mahasiswa penggerak yang tersebar diberbagai provinsi di Indonesia,” ujar Rustam,Kamis 26 Mei 2022.

Resmi Dilantik Jadi Rektor IKIP PGRI Pontianak, Muhamad Firdaus Targetkan IKIP Menjadi Universitas

Lalu sejak 2018 program-program penelitian juga sudah dilaksanakan baik melalui anggaran IKIP PGRI Pontianak, maupun hibah dari kementrian.

Sedangkan untuk sumber daya manusia saat ini ada 40 dosen yang bergelar doktoral, dan ada 26 tenaga dosen masih menempuh pendidikan doktoral.

“Pada jabatan fungsional lektor kepala kita sudah punya dua orang, tahun ini akan ada penambahan satu orang. Untuk sumber daya informasi kita sudah melaksanakan sistem informasi melalui jaringan WAN dan LAN yang didukung aplikasi dan terintegrasi internal serta eksternal ke kementrian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi,” ungkapnya.

Sesuai dengan renstra IKIP PGRI Ppntianak mengacu pada akreditasi dengan sembilan kriteria seluruh sumber daya informasi yang di tekankan untuk bisa meningkatkan sistem pengadaan informasi yang handal untuk IKIP PGRI.

“Begitu juga dengan sarana prasarana kegiatan fasilitas yang sudah kita laksanakan yakni lapangan multi fungsi, dan peremajaan gedung kampus ilham dan ampera sebagai tempat yang nyaman untuk mahasiswa,” ujarnya.

Beberapa kegiatan lain yang telah dilakukan pada masa Kepemimpinan Rustam yakni perubahan status tanah kampus ilham yang saat ini sudah sepenuhnya dimiliki yayasan. Lalu mobil operasional baik untuk yayasan, wakil rektor dan dekan.

Selain itu melakukan Pembenahan kampus Ilham dan Ampera serta peningkatan jaminan hari tua bagi dosen dan pegawai.

“Saat ini kita sudah ada tiga program magister yaitu pendidikan jasmani, ilmu sosial dan bahasa. Lalu kita sedang melaksanakan kerjasama dengan UNY pembukaan program pendidikan profesi guru,” ujarnya.

Akreditasi baik institusi maupun prodi sudah mendapatkan peringkat B. Hanya tinggal satu prodi di IKIP PGRI sedang menunggu hasil reakreditasinya.

Rustam mengatakan sejak 2020 hingga 2022 ini ada 11 prodi yang sudah dilakukan visitasi untuk 10 prodi sudah keluar hasilnya hanya tinggal satu lagi hasilnya tengah menunggu.

“Upaya penyempurnaan juga kita lakukan secara terus menerus, pengajuan proposal prodi baru yang relevan dengan kebutuhan jangka panjang dan pembinaan mental spiritual melalui paket hadiah umrah kepada pegawai tetap akan dilanjutkan,” ujarnya.

Ia berharap mudah-mudahan rektor yang baru dilantik akan terus dapat menindaklanjuti program yang sudah baik dilaksanakan selama ini. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved