Yosepha Sebut Sosok Bonar Sianturi Dikenal Disiplin, Berjasa dalam Pendirian Universitas Kapuas

Selama bertugas sebagai ASN, Yosepha mengakui tidak sempat bertemu almarhum Bonar Sianturi. Namun, Sekda mendengar cerita jika sosok Bonar merupakan o

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Sintang
Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah . 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kolonel TNI (Purn) Bonar Sianturi meninggal dunia pada 22 Mei di RSPAD Gatot Subroto di Jakarta, pukul 18.50 WIB. Almarhum merupakan mantan Bupati Sintang periode 1989-1994.

Mendengar kabar duka tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Bupati Sintang periode 1989-1994 tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sintang, keluarga dan pribadi, aya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Bupati Sintang periode 1989-1994 Bapak Kolonel TNI (Purn) Bonar Sianturi di Jakarta. Kami mendoakan agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan,” kata Yosepha, Senin 23 Mei 2022.

Selama bertugas sebagai ASN, Yosepha mengakui tidak sempat bertemu almarhum Bonar Sianturi. Namun, Sekda mendengar cerita jika sosok Bonar merupakan orang disiplin.

Tiba di Makorem, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Pribadi Jatmiko Disambut Hangat

"Saya masuk sebagai PNS dan bekerja di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Saat saya pindah ke Sintang, beliau sudah selesai masa jabatan beliau. Jadi tidak sempat bertemu dalam arti pekerjaan. Tetapi saya mendengarkan cerita-cerita dari teman-teman tentang kepemimpinan beliau di Kabupaten Sintang. Dari cerita-cerita tersebut, saya menyimpulkan bahwa almarhum adalah sosok yang sangat disiplin karena berlatarbelakang militer. Beliau disiplin dalam bekerja, dan mau bergurau. Sehingga staf bisa disiplin, tetapi juga dekat dengan beliau. Almarhum juga sangat suka dengan olahraga seperti sepakbola.

Menurut Yosepha, banyak jasa almarhum di Kabupaten Sintang, satu di antaranya keberadaan Universitas Kapuas.

"Universitas Kapuas yang kita banggakan itu ada peran beliau juga sehingga bisa berdiri saat itu. Saya pernah bertemu dengan beliau sebelum pandemi. Saat Pak Jarot-Askiman menjabat Bupati dan Wakil Bupati Sintang. Kami mengenang apa yang sudah beliau lakukan untuk Kabupaten Sintang. Beliau sosok yang menjadi contoh tauladan bagi kita. Banyak hal yang sudah beliau lakukan untuk kemajuan Kabupaten Sintang. Masyarakat Kabupaten Sintang, khususnya PNS dan aparatur Negara yang sudah memasuki usia pensiun pasti kenal dengan beliau,” ujar Yosepha Hasnah. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved