Elon Musk Kehilangan Kekayaan US$ 12 Miliar Gara-gara Cuitan Twitter ! Komentari Politik hingga ESG

Beberapa pekan terakhir, Elon Musk memang cukup aktif mengunggah beberapa cuitan di Twitter miliknya terkait politik hingga ESG.

Editor: Ishak
Brendan Smialowski / AFP
Orang terkaya dunia sekaligus bos dan pendiri Tesla dan Space-X, Elon Musk / ILUSTRASI. 

TRIBUNPONTINAK.CO.ID - Mulutmu Harimau-mu .

Peribahasa itu agaknya cukup untuk menggambarkan pentingnya berhati-hati saat berujar tentang sesuatu .

Termasuk di antaranya saat berselancar di dunia maya, terutama di berbagai platform Media Sosial atau Medsos . 

Elon Musk , sang Orang Terkaya Dunia versi Forbes dan Bloomberg saat ini , merasakan dahsyatnya efek dari sebuah ujaran.

Elon Musk , sang Miliarder Amerika Serikat itu, harus kehilangan kekayaannya hingga senilai US$ 12 miliar pada Rabu 19 Mei 2022 lalu.

Elon Musk Ancam Batal Beli Twitter ! Ada Apa?

Menguapnya kekayaan Elon Musk hingga mencapai US$ 12 miliar tersebut ditengarai lantaran buntut dari beberapa cuitannya di akun Twitter miliknya.

Beberapa pekan terakhir, Elon Musk memang cukup aktif mengunggah beberapa cuitan di Twitter miliknya terkait politik hingga ESG.

Elon Musk Akan Investasi di Indonesia Lewat Tesla

Elon Musk tampak semakin vokal sejak memberikan tawaran senilai US$ 44 miliar untuk Twitter.

Unggahan tersebut rupanya membuat publik bereaksi.

Alhasil, haham Tesla Inc. merosot ke level terendah tahun ini, menghapus US$ 12,3 miliar dari kekayaannya, sementara Twitter memperpanjang penurunannya.

Adapun, Elon Musk telah menulis cuitan bahwa ESG adalah penipuan setelah Tesla kehilangan tempatnya di indeks S&P Global yang melacak perusahaan pada standar lingkungan, sosial, dan tata kelola mereka.

Dia pun memperkirakan bahwa serangan politik terhadapnya akan meningkat secara dramatis dalam beberapa bulan mendatang.

Elon Musk Bagikan Tweet Kontroversial di Twitter , Sulut Kemarahan Publik Jepang ! Apa Isinya?

Dalam tweet terpisah, Elon Musk mengatakan dia mendukung Partai Demokrat di masa lalu karena mereka kebanyakan adalah partai kebaikan.

Namun, Elon Musk kini telah berupah pikiran dan membelok ke kubu Partai Republik.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved