Breaking News:

PT Jasa Raharja Kalbar

Selama Mudik Lebaran 2022, Jasa Raharja Singkawang Serahkan Santunan Lebih dari 200 Juta Rupiah

Perlu diketahui, bahwa Jasa Raharja menyerahkan santunan kecelakaan lalu lintas jalan dan alat angkutan umum sesuai dengan....

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Jasa Raharja Singkawang Serahkan Santunan Lebih dari 200 Juta Rupiah Selama Mudik Lebaran 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG – Euforia mudik lebaran tahun 2022 begitu terasa di tengah-tengah masyarakat.

Betapa tidak, mudik lebaran tahun ini merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh seluruh masyarakat setelah 2 tahun dibatasi akibat pandemi covid-19.

Belum lagi, pemerintah memberikan hari libur dan cuti bersama yang lebih panjang yang tentunya menambah semarak dan kebahagiaan dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Akan tetapi hari bahagia itu tidak dapat dirasakan dengan sempurna untuk saudara-saudara kita yang justru mengalami musibah kecelakaan selama melakukan perjalanan mudik lebaran tahun ini.

Di Wilayah kerja Singkawang, Bengkayang dan Sambas setidaknya terdapat 5 keluarga yang mengalami duka akibat kecelakaan lalu lintas selama periode mudik lebaran ini.

Optimalkan Penanganan Pasca Kecelakaan, Jasa Raharja Kalbar Berikan Edukasi Pada Operator Kapal

PT Jasa Raharja Perwakilan Singkawang sebagai penyelenggara program dana kecelakaan lalu lintas jalan membenarkan informasi tersebut saat dikonfirmasi.

“Kami mendapatkan laporan sejak tanggal 25 April 2022 sampai dengan hari ini, sudah terjadi sebanyak 3 kasus kecelakaan yakni di Kecamatan Pemangkat, Teriak dan Sungai Raya Kepulauan. Periode pemantauan lebaran masih akan berlangsung hingga besok selasa tanggal 10 Mei 2022”, tutur Kepala Perwakilan Singkawang, Gunawan.

Jasa Raharja Singkawang Serahkan Santunan Lebih dari 200 Juta Rupiah Selama Mudik Lebaran 2022.
Jasa Raharja Singkawang Serahkan Santunan Lebih dari 200 Juta Rupiah Selama Mudik Lebaran 2022. (TRIBUNFILE/ISTIMEWA)

“Dari kejadian itu, semua korban meninggal dunia telah kami serahkan santunannya kepada ahli waris, satu diantaranya tidak memiliki ahli waris sehingga diberikan biaya penguburan. Untuk para korban luka telah kami berikan guarantee letter atau surat jaminan kepada rumah sakit yang merawat korban. Masing-masing mendapatkan jaminan maksimal Rp 20 Juta, tapi penggunaan sesuai kebutuhan. Jika masih kurang, pasien bisa menggunakan BPJS jika terdaftar sebagai peserta,” tambahnya.

Perlu diketahui, bahwa Jasa Raharja menyerahkan santunan kecelakaan lalu lintas jalan dan alat angkutan umum sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15/PMK.010/2017 dan 16/PMK.010/2017 di antaranya memberikan santunan meninggal dunia sebesar Rp 50 Juta, cacat tetap maksimal Rp 50 Juta, dan penggantian biaya perawatan untuk korban luka-luka maksimal Rp 20 Juta.

Selain itu ada manfaat tambahan berupa penggantian biaya ambulance Rp 500 Ribu dan Rp 1 Juta untuk P3K.

Pengguna Sepeda Motor Tewas Terlindas Truk, Jasa Raharja Kalbar Sigap Ambil Tindakan

Untuk korban meninggal dunia yang tidak memiliki Ahli Waris akan diberikan biaya penguburan sebesar Rp 4 Juta kepada pihak yang menyelenggarakan pemakaman.

Dengan demikian, PT Jasa Raharja Singkawang telah menyerahkan santunan lebih dari Rp 200 Juta selama periode mudik lebaran tahun 1443 H/2022.

“Kami tentunya berharap tidak ada tambahan lagi. Akan tetapi jika memang risiko kecelakaan kembali terjadi, kami selalu siap memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved