Selalu Taati Prokes, Warga Gunakan Libur Lebaran untuk Silaturahmi dan Berwisata Lokal

“Saya merayakan Idulfitri di kampung, namun tetap tidak pernah mengabaikan prokes selama bersilaturahmi dengan keluarga,” jelasnya kepada Tribun Ponti

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM
Pengunjung di Kawasan Istana Al-Watzikhoebillah Kesultanan Sambas, Sabtu 7 Mei 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Berakhirnya masa cuti bersama lebaran 1443 H membuat pekerja akan kembali melanjutkan rutinitas bekerja pada Senin 9 Mei 2022. Satu diantara pemudik dari Kabupaten Sambas ialah Afif yang akan kembali ke kota perantauan.

Afif mengatakan momen lebaran tahun ini digunakan sebagai penyambung silaturahmi dengan sanak keluarga, khususnya kepada orang tua. Namun demikian Afif selalu ingat bahwa Idulfitri tahun ini masih dalam masa pandemi covid-19.

“Saya merayakan Idulfitri di kampung, namun tetap tidak pernah mengabaikan prokes selama bersilaturahmi dengan keluarga,” jelasnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 8 Mei 2022.

Warga Sambas Jadikan Istana Kesultanan Sambas Sebagai Destinasi Wisata Sejarah

Dia mengaku bahwa penting untuk menyadari kelonggaran yang diberikan pemerintah harus dibarengi dengan ketaatan melakukan prokes. Hal tersebut, kata dia, supaya tidak kembali lonjakan kasus yang dapat memukul segala lini kehidupan.

“Sehingga tidak terjadi lonjakan kasus maka sangat penting untuk tidak abai dengan masker, atau selalu membawa handsanitizer,” katanya.

Momen lebaran sambungnya, ia gunakan juga untuk berlibur ke tempat wisata lokal. Namun dia mengatakan masih banyak tempat-tempat keramaian yang mengabaikan jarak fisik.

“Masih banyak tempat tempat wisata dikunjungi warga namun para pengunjung terlalu berkerumun, saya harap kita memiliki kesadaran masing-masing untuk menjaga jarak,” harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved