Khazanah Islam

Bolehkan Mengganti Puasa Ramadhan di Hari Selasa ? Apa Saja Ketentuan Qadha Puasa dan Niatnya

Bebas memilih hari untuk mengganti puasa meski di Hari Selasa ataupun hari lainnya, seperti Senin dan Kamis lebih bagus lagi karena dapat keutamaan

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Grafis Tribunpontianak.co.id/Enro
Ilustrasi - bedug adzan magrib tanda berbuka puasa 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan puasa ramadhan telah berlalu bagi umat Islam, bagi yang memiliki hutang puasa maka wajib hukumnya untuk mengganti.

Terutama bagi seroang wanita yang kerap memiliki halangan untuk berpuasa lantaran datang bulan yaitu haid.

Mengganti puasa ramadhan adalah wajib dan harus segera dilakukan.

Boleh secara berurutan atau tidak, yang paling penting adalah mengganti puasa tersebut.

Puasa qadha atau mengganti puasa tidak boleh sampai pada puara ramadhan berikutnya.

Jika hal itu terjadi maka harus membayar fidyah dengan memberikan makan orang miskin.

Niat Puasa Syawal Tidak Berurutan Sekaligus Niat Puasa Qadha dan Gabung dengan Puasa Sunnah

Ketentuan membayar utang puasa Ramadan dapat dilihat jelas dalam firman Allah pada Q.S. Al-Baqarah ayat 184 yang berbunyi:

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Artinya:

Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.

Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.

Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Cara Gabung Qadha Puasa Ramadhan dengan Puasa Enam di Bulan Syawal

Waktu Ganti Puasa Wajib

Membayar hutang puasa sebaiknya secara berurutan dan tidak dicicil dan diutamakan bisa berbarengan pula dengan puasa-puasa sunnah seperti Senin - Kamis agar mendapatkan keutamaan yang berlipat pula.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved