IDUL FITRI

Ketentuan Puasa Syawal , Syarat Puasa Syawal dan Doa Niat Puasa Syawal 2022

Bagi muslim yang ingin mendulang pahala lebih, melaksanakan ibadah puasa sunah selama enam hari di bulan Syawal bisa menjadi pilihan.

Editor: Jimmi Abraham
Tribun Makassar
Puasa Syawal setelah lebara Idul Fitri 1443 H. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Selesai puasa Ramahan, datang bulan Syawal sebagai penanda berakhirnya puasa wajib selama kurang lebih 30 hari.

Bagi muslim yang ingin mendulang pahala lebih, melaksanakan ibadah puasa sunah selama enam hari di bulan Syawal bisa menjadi pilihan.

Puasa Syawal memiliki beberapa keutamaan.

Salah satunya, terdapat dalam Hadis Riwayat Muslim sebagai berikut:

(Update berita seputar Idul Fitri 2022 disini)

  • Siapa saja yang berpuasa Ramadan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR. Muslim).

Adapun idealnya, puasa sunah Syawal enam hari dilakukan persis setelah hari raya Idul Fitri, yakni pada 2-7 Syawal.

Namun, dikutip dari NU Online, orang yang berpuasa di luar tanggal tersebut sekalipun tidak berurutan tetap mendapat keutamaan puasa Syawal seakan berpuasa setahun penuh.

Apakah Puasa Syawal Harus Dilakukan 6 Hari Berturut turut ?

Menggabungkan puasa Syawal dan qadha

Guru Besar Bidang Ilmu Sejarah Peradaban Islam UIN Raden Mas Said Surakarta Syamsul Bakri mengatakan, puasa qadha dan puasa Syawal tidak bisa digabungkan.

“Tidak bisa (digabungkan),” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Raden Mas Said kepada Kompas.com, Sabtu (30/4/2022).

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas yang dihubungi Kompas.com pada Sabtu (30/4/2022) sore.

Anwar menegaskan, kedua puasa tersebut tidak bisa digabungkan, melainkan harus dikerjakan secara terpisah.

“Puasa qadha tidak bisa digabung dengan puasa Syawal. Masing-masing harus dikerjakan sendiri-sendiri,” kata Anwar.

Lalu, mana yang harus dikerjakan terlebih dahulu, Puasa Syawal atau puasa qadha?

Cara Gabung Qadha Puasa Ramadhan dengan Puasa Enam di Bulan Syawal

Dahulukan membayar utang puasa

Anwar menyarankan untuk mendahulukan ibadah wajib terlebih dahulu, sebelum melakukan ibadah sunah.

“Puasa Ramadan itu hukumnya wajib dan enam hari berpuasa di bulan Syawal itu adalah sunah,” ujar dia.

Untuk itu, kerjakan utang puasa Ramadan atau qadha terlebih dahulu. Baru kemudian melaksanakan puasa sunah selama 6 hari di bulan Syawal.

Pasalnya, seperti yang telah disampaikan di awal, berpuasa sunah selama 6 hari di bulan Syawal akan mendapat ganjaran pahala yang sangat besar yakni seperti berpuasa selama satu tahun.

“Karena pahala dari kita melakukan puasa sunah 6 hari di bulan Syawal tersebut sangat besar, akan membuat kita seperti berpuasa satu tahun atau sepanjang masa,” tutur Anwar.

Tata Cara Berpuasa Syawal

1. Baca niat dalam hati dan dengan sengaja terlebih dahulu.

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ

Artinya : Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.

2. Melakukan kegiatan sahur yaitu mengonsumsi makanan sebelum waktu imsak.

3. Puasa syawal dapat dilakukan 6 hari berturut-turut atau berselang, yang penting masih dilakukan di bulan Syawal.

4. Berbuka puasa ketika waktu maghrib.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bolehkah Menggabungkan Puasa Syawal dan Ganti Utang Puasa Ramadan?"

(*)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved