Bolehkah Masakan Bersantan Dipanaskan Berulang Kali? Simak Penjelasannya

Memasak santan terlalu lama dapat menjadikan santan tersebut menjadi sumber lemak jenuh.

Instagram/Lilik_indrayani_81
Ilustrasi sajian gulai kambing. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Saat hari raya Lebaran, beragam sajian masakan tersedia di atas meja.

Satu di antaranya adalah olahan masakan yang mengandung santan

Biasanya, masyarakat Indonesia menyajikan rendang, gulai dan opor sebagai menu untuk dinikmati bersama keluarga maupun kerabat dekat.

Perlu diketahui bahwa rendang dan opor merupakan makanan yang mengandung santan dalam pengolahannya.

3 Rekomendasi Masakan Berkuah yang Enak dan Gurih, Cocok untuk Sajian Lebaran

Seringkali kedua lauk tersebut tidak habis dalam satu hari, dan di hari berikutnya, akan disajikan kembali di meja makan dengan cara menghangatkannya terlebih dahulu.

Masyarakat menghangatkan masakan yang mengandung santan tersebut dengan tujuan agar sajian tidak cepat basi. Proses pemanasan ini bisa terjadi berulang-ulang.

Padahal memasak masakan yang mengandung santan berulangkali tidak baik untuk kesehatan.

Lalu, apa bahaya bagi kesehatan memakan olahan santan yang telah dipanaskan berulang kali?

Ahli Gizi Rumah Sakit Indriati Solo Baru, Rista Yulianti Mataputun, S.Gz., mengatakan bahwa makanan yang terbuat dari campuran santan tidak dianjurkan untuk dipanaskan berulang kali.

Ini berarti, hidangan rendang dan opor tidak baik dikonsumsi ketika telah dipanaskan berkali-kali.

Santan sebetulnya memiliki kandungan lemak baik, karena mengandung asam lemak dan trigliserida yang mudah dibakar oleh tubuh.

Akan tetapi, jika dipanaskan berulang kali, lemak yang terkandung pada santan akan berubah menjadi lemak jenuh.

Resep Puding Stroberi, Hidangan Pencuci Mulut yang Bikin Tenggorokan Adem

Jika tubuh mengonsumsi lemak jenuh maka akan meningkatkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) di dalam tubuh. Hal ini dapat menimbulkan risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah hingga penyakit jantung.

“Jika masakan yang mengandung santan ini dipanaskan berkali-kali, akan menimbulkan lapisan minyak. Inilah yang menyebabkan masakan tersebut menjadi berbahaya,” kata Rista dikutip dari Kompas.com, (19/5/2020).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved