Puluhan Anak SD di Teluk Keramat Ikuti Program Pesantren Kilat

kegiatan itu sangatlah penting, untuk menjadikan rekonstruksi anak anak dalam berfikir yang dibungkus dengan kegiatan islami seperti ini.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Azrul
Para siswa-siswi usia SD di Dusun Sebelitak, Desa Berlimang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, mengikuti Pesantren Kilat GMSPP baru-baru ini.istimewa/Azrul 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS – Gerakan Mahasiswa Sambas Peduli Pendidikan (GMSPP) dan Remaja Masjid Asy-Syahadah gelar kegiatan pesantren kilat bersama anak–anak di Dusun Sebelitak, Desa Berlimang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, baru-baru ini.

Kegiatan pesantren kilat ini diperuntukkan bagi siswa-siswi SD dan sederajat yang bertempat tinggal di sekitar Dusun Sebelitak, dengan mengusung tema Memperkuat Intelektualitas Generasi Muda Islam yang Berakhlakul Karimah.

Ketua Panitia Pesantren Kilat, Munzami, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membangun intelektual anak-anak agar dapat mencapai masa depan yang lebih islami.

Tidak hanya untuk mengasah pelajaran dalam beragama namun kegiatan ini juga menerapkan nilai–nilai islami selama kegiatan Pesantren Kilat ini agar Ramadan di tahun ini bisa lebih mendakatkan diri kepada Allah SWT.

Satu Unit Rumah dan Gudang Terbakar di Desa Sungai Daun Sambas

“Dalam pembangunan masa depan yang lebih baik, peran anak-anak sangatlah penting agar terciptanya insan yang akademis dan segala tindakan dan perbuatan yang dilakukan bernafaskan agama Islam untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan dapat dipertanggung jawabkan baik dari perkataan dan juga tindakan agar diridhoi Allah SWT,” ujar Munzami, Kamis 28 April 2022.

Munzami mengatakan pesantren kilat tahun 2022, para peserta diberikan materi pembelajaran yang berkaitan dengan pengetahuan agama Islam mulai hari pertama dan hari selanjutnya dilanjutkan dengan berbagai nilai–nilai islami.

“Selain kegiatan yang disebutkan tadi ada beberapa kegiatan selingan, seperti kuis, lomba, dan kegiatan yang lainnya, sebagai trik agar tidak menyebabkan bosan pada peserta sekaligus sarana refreshing dari kegiatan pembelajaran,” katanya.

Ketua Remaja Masjid Asy-Syahadah, Aripin mengapresiasi kegiatan ini, sebab sebagai sarana pembelajaran anak–anak serta berbagi pengalaman untuk remaja masjid yang dilibatkan dalam kepanitian pesantren kilat.

“Dengan adanya kegiatan ini bisa menjadikan rekonstruksi anak anak dalam berfikir yang dibungkus dengan kegiatan Islami seperti pesantren kikat ini,” ucapnya.

Menurut dia, kegiatan itu sangatlah penting, untuk menjadikan rekonstruksi anak anak dalam berfikir yang dibungkus dengan kegiatan islami seperti ini.

“Insha Allah nanti menjadikan pengalaman baik bagi para peserta dan panitia dalam megelola kegiatan, kami berterima kasih atas terselenggaranya pesantren kilat di Dusun Sebelitak, semoga kerja sama GMSPP dengan Remaja masjid Asy- Syahadah tidak sampai di sini saja,” ucap Aripin. (*)

(Simak berita terbaru dari Sambas)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved