Hotel Terbakar di Ketapang
Polisi Dalami Penyebab Kebakaran, Sumber Air Menjadi Kendala Pemadaman Api
Lauri Karyadi menyebut pihaknya menurunkan 50 personel dan 4 unit mobil damkar pada peristiwa kebakaran yang terjadi di jalan dr. Sutomo,
Penulis: Nurfina Fitri Melina | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana menjelaskan bahwa titik kebakaran yang terjadi di Borneo Emerald Hotel Ketapang pada Kamis 28 April 2022 bermula dari lantai tiga bangunan hotel.
Namun penyebab munculnya titik api, masih dalam proses penyelidikan atau olah TKP pihaknya.
"Pada pukul 13.45 Wib Kita mengetahui informasi bahwa ada kejadian kebakaran di hotel Borneo. Pada saat itu juga, kita langsung menghubungi petugas Damkar dan kita langsung terjun ke TKP," ujar Yani saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Yani menjelaskan, untuk awal munculnya titik api penyebab kebakaran ini pun masih dalam penyelidikan pihaknya.
• BREAKING NEWS - Video Hotel Borneo Emerald Ketapang Terbakar, Asap Membumbung Tinggi
"Saat ini petugas damkar masih berjibaku melakuan pemadaman hingga pendinginan dari gedung-gedung yang terbakar," jelasnya.
Yani menambahkan, dari insiden kebakaran tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa.
"Semua baik karyawan hotel hingga pengunjung atau tamu hotel semua berhasil keluar dengan selamat," tandasnya.
Sementara itu, Kasi Mitigasi Bencana BPBD Ketapang, Lauri Karyadi menyebut pihaknya menurunkan 50 personel dan 4 unit mobil damkar pada peristiwa kebakaran yang terjadi di jalan dr. Sutomo, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat itu.
"Personel kita terjunkan gabungan dari TRC dan tim damkar," kata Lauri di lokasi kejadian.
Selain pihaknya, kata Lauri, sejumlah damkar dari swasta hingga manggala agni juga turun untuk membantu proses pemadaman api.
"Ada belasan damkar yang turut membantu proses pemadaman," ujarnya.
Lauri menyebut, lama nya proses pemadaman, terkendala oleh tidak ada nya sumber air terdekat.
"Sehingga mobil terpaksa bolak balik ke sungai pawan untuk mengisi air," pungkasnya. (*)
[Update Informasi Seputar Kabupaten Ketapang]