Ramadhan Kareem

Apakah Bayi Baru Lahir Wajib Bayar Zakat Fitrah? Begini Penjelasannya

Merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah pertama, untuk menyucikan jiwa.

KOMPAS.COM
Ilustrasi bayi baru lahir 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Membayarkan Zakat Fitrah merupakan hal yang wajib atau fardu atas setiap muslim baik laki-laki, perempuan, dewasa, maupun anak-anak pada bulan Ramadhan hingga menjelang shalat Idul Fitri.

Zakat Fitrah merupakan satu diantara rukun Islam.

Menunaikan zakat fitrah adalah untuk menyucikan jiwa, membersihkan harta sekaligus menjadi pelengkap ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Merujuk pada Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), tujuan mengeluarkan zakat fitrah adalah pertama, untuk menyucikan jiwa.

Sementara tujuan zakat fitrah kedua untuk memberi makan orang miskin.

Adapun zakat fitrah anak dibayarkan oleh orang tua dengan catatan apabila anak tersebut belum baligh.

Bacaan Zakat Fitrah Untuk Satu Keluarga Sendiri atau Diwakilkan dan Harganya Jika Pakai Uang

Apabila sang anak sudah memiliki harta yang cukup, maka zakat bisa diambil dari harta sang anak.

Namun apabila anak tidak mempunyai harta, maka zakat fitrah bisa ditanggung oleh ayah mereka meskipun sang anak berada pada asuhan ibunya.

Lalu, bagaimana ketentuan zakat fitrah untuk bayi yang baru lahir?

Ketentuan zakat fitrah bayi baru lahir

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved