Ramadhan Kareem
Peringatan Malam 21 Ramadhan 1443 H Kapan dan Apa Maknanya ?
Untuk Ramadhan 1443 H tahun ini, malam 21 Ramadhan jatuh pada Jumat 22 April 2022 pada malam harinya yaitu malam Sabtu.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejumlah masyarakat muslim di Indonesia akan memperingati malam ke 21 Ramadhan di tempat-tempat ibadah daerah masing-masing.
Peringatan malam 21 Ramadhan ini disebut malam selikuran dalam bahasa jawa.
Peringatan ini memiliki arti sebagai penyambutan malam Lailatul Qadar yang jatuh di malam ganjil di 10 terakhir ramadhan.
Makanya mayarakat memperingati tradisi 21 Ramadhan atau lebih dikenal dengan sebutan malam Lailatul Qadar.
Pada malam itu awal Rasulullah Saw memulai beri’tikaf yang artinya berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu.
Diutamakan pada bulan suci Ramadhan, dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
• Mengintip Tradisi Puasa Ramadan di Arab Saudi yang Mirip Seperti di Indonesia
Untuk Ramadhan 1443 H tahun ini, malam 21 Ramadhan jatuh pada Jumat 22 April 2022 pada malam harinya yaitu malam Sabtu.
Namun bagi yang memulai puasa di tanggal 2 April 2022 maka malam 21 Ramadhan jatuh pada Malam Jumat.
Malam Lailatul Qadar
Disebut oleh sejumlah ulama bahwa malam lailatul qadar itu datang pada malam-malam ganjil di bulan ramadhan.
Terutama pada 10 malam terakhir bulan Ramadan untuk mendapatkan malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan ini.
Serta ada amalan-amalan yang perlu diamalkan secara keistiqomahan untuk mendapatkan malam lailatul qadar.
Selain itu bagi yang ingin mendapatkan malam lailatul qadar dianjurkan memperbanyak amal ibadah di sepanjanga malam di bulan ramadhan.
Berbagai ibadah malam hari yang bisa dilaksanakan di antaranya adalah membaca Al-Qur’an, menunaikan salat malam, memperbanyak doa, iktikaf di masjid, dan lain sebagainya.
Rasulullah memerincikan lailatul qadar biasanya terjadi malam ganjil di sepuluh terakhir Ramadhan.
• Amalan dan Doa Mendapatkan Malam Lailatul Qadar Malam ke Berapa ? Puasa ke Berapa Hari Ini ?
Hadist Nabi Muhammad SAW
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِفِي الْوِتْرِمِنَ الْعَشْرِالْأَوَاخِرِمِنْ رَمَضَانَ
Artinya, “Carilah lailatul qadar pada malam ganjil sepuluh terakhir Ramadhan,” (HR Al-Bukhari).
Doa Agar Dikarunia Malam Lailatul Qadar
1. Doa yang diajarkan Al-Habib Salim bin Abdulloh Asy-Syathiri
اَللَّهُمَّ اِطَّلِعْ عَلَيْنَا لَيْلَةُ الْقَدَرِ اَلْعَظِيْمَةُ الْقَدَرِ فِى الْيَقُظَة وَ الْمَنَام
Allahumma Iththoli' 'Alainaa Lailatal Qodari Al-'Azhiimatul Qadari fil Yaqdzoh wal Manaam.
Artinya: "Ya Allah, datangkanlah kepada kami Lailatul Qadar yang mulia saat bangun dan tidur." Barang siapa yang membaca doa ini sebanyak 7 kali setelah sholat Witir, maka dengan izin Allah akan mendapatkan Lailatul Qodar. Hendaknya doa ini dibarengi dengan memperbanyak amal saleh dan memaksimalkan ibadah di 10 hari terakhir Ramadhan.
2. Doa Lainnya
اللَّهُمَّ بَارِكْ لنَا فِيْ شَهْرِ رَمَضَانَ وَ بَلِّغْنَا لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَعِبَدَةً فِيْهَا
Allahumma Bariklana fi Syahri Romadhana wa Ballighna Lailatal Qadr wa 'Ibadatan Fiha.
Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami di bulan Ramadhan ini dan pertemukanlah kami dengan Lailatul Qadr dan beribadah di malamnya."
Selanjutnya adalah doa ketika bertemua malam Lailatul Qadar sesuai ciri-ciri yang disebutkan.
3. Doa Ketika Bertemu Lailatul Qadar
Berdasarakan hadist riwayat Tirmidzi dan Ibu Majah Ummul Mukminin Sayyidah Aisyah radhiyallahu 'anha bertanya kepada Baginda Nabi:
"Wahai Rasulullah, seandainya aku bertepatan dengan malam Lailatul Qadr, doa apa yang aku perlu baca? Rasulullah SAW berkata:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau menyukai kemaafan, maka maafkan aku." (HR at-Tirmidzi dan Ibu Majah)
Seluruh doa tersebut bisa diamalkan setiap malam untuk mendapatkan malam lailatul qadar yang menjadi malam paling mulia melebihi seribu bulan.