Ramadhan Kareem

Penjelasan Ustadz Adi Hidayat Tentang Nuzulul Quran dan Alasan Nabi Muhammad SAW Memilih Gua Hira

UAH mengatakan sebelum menerima wahyu dari Allah SWT dan diangkat menjadi Nabi serta Rasul, perjuangan Nabi Muhammad SAW tidak mudah.

Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Enro
Ilustrasi membaca Al Quran di malam Nuzulul Quran. Ustadz Adi Hidayat jelaskan soal Nuzulul Quran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Nuzulul Quran secara bahasa artinya adalah turunnya Al Quran.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, Nuzulul Quran adalah saat pertama Rasulullah SAW menerima wahyu di Gua Hira.

UAH mengatakan sebelum menerima wahyu dari Allah SWT dan diangkat menjadi Nabi serta Rasul, perjuangan Nabi Muhammad SAW tidak mudah.

''Ada kegelisahan dalam beraktifitas, bermuamalah kemudian ingin mendekat kepada Allah SWT,'' jelasnya.

Arti Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar Serta Amalan di Malam Penuh Keistimewaan

''Lalu beliau putuskan untuk mendekat kepada Allah secara intensif. Maka dipilihlah satu tempat kemudian, yang mana tempat itu sangat sesuai untuk mendekat kepada allah, dipilih kemudian Gua Hira,'' jelas UAH.

Ustadz Adi Hidayat mengatakan, gua hira itu posisinya di Jabal Nur.

Jarak menuju Jabal Nur dari kediaman Nabi Muhammad SAW kurang lebih 6 km.

Beda Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan Tapi Sama-sama Malam Istimewa

Mengapa Nabi Pilih Gua Hira?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, kalau diamati sampai ke atas, ternyata di antara sekian banyak gua yang ada di sekitaran Mekkah, gua yang punya desain batu-batuannya yang membentuk guanya, yang menghadap langsung ke arah Ka'bah ke arah kiblat itu hanya Gua Hira.

''Ujungnya seakan membentuk suatu teropong. Jadi dari atas bisa melihat keadaan sekitarnya,'' ungkap Ustadz Adi Hidayat.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved