Ramadhan Kareem

Apakah Melihat Aurat Perempuan Tanpa Nafsu Tetap Mengurangi Pahala Puasa? Simak Uraian Buya Yahya

"Jadi, jangan salah. Jangan sampai yang pentingkan nggak syahwat. Akhirnya disimpulkan kalau nggak syahwat, nggak dosa," kata Buya Yahya.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Instagram Buya Yahya al Bahjah
Buya Yahya menjelaskan apakah melihat aurat perempuan tanpa nafsu tetap mengurangi pahala puasa? 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Apabila ada orang yang melihat aurat orang lain tanpa disertai syahwat atau nafsu apakah pahala puasanya tetap berkurang?

Hal ini ditanyakan kepada Buya Yahya seperti diunggah di channel Youtube Al Bahjah TV.

Menjawab hal ini, Buya Yahya menegaskan, orang melihat aurat tidak harus bangkit syahwat.

"Jadi, jangan salah. Jangan sampai yang pentingkan nggak syahwat. Akhirnya disimpulkan kalau nggak syahwat, nggak dosa," kata Buya Yahya.

"Tetap dosa. Biarpun seseorang tidak syahwat, melihat aurat adalah dosa," tegas Buya Yahya.

Doa Buka Puasa Ramadhan dalam Tulisan Arab, Latin dan Bahasa Indonesia

Dan melihat aurat orang lain akan mengurangi pahala puasa.

"Menjadi sebab dia dosa. Jadi, keharoman melihat aurat itu bukan di saat bangkit syahwat," kata Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian mencontohkan bahkan seorang laki-laki, melihat paha wanita korengan semuanya bahkan menjijikkan tetap haram.

"Bukan nggak syahwat lalu nggak dosa. Tetap haram biarpun jijik misalnya," jelasnya.

"Karena itu adalah aurat yang harus ditutup dan kita tidak boleh melihatnya," pungkas Buya Yahya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved