Tinju Dunia

World Boxing Isaac Cruz 4 Kali Jatuhkan Yuriorkis Gamboa! Ancaman Nyata untuk Davis & Lomachenko

Penonton yang memenuhi AT&T Stadium di Arlington, Texas, AS, Minggu 17 April 2022 pagi WIB, sangat terhibur atas penampilan petinju 23 tahun tersebut.

Penulis: Marlen Sitinjak | Editor: Marlen Sitinjak
The Ring
TINJU DUNIA - Petinju Meksiko, Isaac ‘Pitbull’ Cruz menghajar Yuriorkis Gamboa, di AT&T Stadium di Arlington, Texas, AS, Minggu 17 April 2022 pagi WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Petinju Meksiko, Isaac Jonathan Cruz Gonzalez atau nama ring Isaac ‘Pitbull’ Cruz membuat kejutan pada duel kelas ringan, Minggu 17 April 2022 pagi WIB.

Kali ini petinju Kuba, Yuriorkis Gamboa yang berusia 40 tahun jadi korban.

Duel di partai tambahan utama menuju puncak Premier Boxing Champions, Errol Spence Jr vs Yordenis Ugas, Isaac Cruz tampil ganas.

Penonton yang memenuhi AT&T Stadium di Arlington, Texas, AS, sangat terhibur atas penampilan petinju 23 tahun tersebut.

Cruz dengan bobot, 134,8 memukul Gamboa dan menghentikannya di menit 1:32 ronde kelima.

Cruz (23-2-1, 16 KO) merobohkan Gamboa (30-5, 18 KO) empat kali sebelum mengakhirinya.

Tinju Dunia Errol Spence Jr Kirim Yordenis Ugas ke Rumah Sakit! Berikutnya Sabuk Terence Crawford

Jadwal Tinju Dunia April 2022: John Riel Casimero vs Paul Butler Hingga Tyson Fury vs Dillian Whyte

"Saya di sini untuk mengalahkan dan melengserkan siapa pun yang menghalangi saya saat menampilkan pertunjukan untuk para penggemar," kata Cruz menguto dari The Ring.

“Saya ingin mengirim pesan yang jelas ke divisi bahwa saya di sini untuk menjadi juara dunia, apa pun yang terjadi.

“Meksiko, tunggu saja sampai kita tiba. Kami memiliki sesuatu yang istimewa yang direncanakan untuk Anda ketika kami kembali untuk merayakannya.” katanya.

Sekadar informasi kelas ringan dirajai Gervonta Davis yang hingga kini belum terkalahkan dengan kemenangan KO sangat fantastis.

Itu artinya Isaac ‘Pitbull’ Cruz menjadi ancaman nyata bagi Gervonta Davis, George Kambosos Jnr, Teofimo Lopez, Devin Haney dan Vasyl Lomachenko.

TKO Ugas, Errol Spence Jr Bidik Terence Crawford untuk Gelar Juara Tinju Dunia Sejati Kelas Welter

Di partai tambahan lainnya juga di kelas ringan, Jose Valenzuela (12-0, 8 KO) menghentikan Francisco Vargas (27-4-2, 19 KO), di menit 1:25 ronde pertama dari 10 ronde yang dijadwalkan.

Valenzuela membawa pulang gelar WBC Continental Americas berkat pukulan hook kiri yang membuat Vargas tersungkur di atas kanvas.

Wasit Mark Calo-oy tidak perlu repot menghitung, langsung melambai.

“Saya merasa hebat,” kata Valenzuela.

“Saya bekerja sangat keras untuk ini. Saya mengharapkan dia untuk maju dan melemparkan banyak pukulan dan menjadi lebih agresif. Tapi saya tetap sabar, menggunakan jab saya dan pergi ke tubuh.”

“Saya belajar banyak dari David Benavidez. Saya mendapat kesempatan untuk melihat di balik layar dan melihat apa yang dia lakukan. Dia hanya mengatakan kepada saya untuk bersabar, meluangkan waktu saya dengan itu dan itulah yang saya lakukan.”

“Saya hanya perlu terus menemukan pertarungan yang bagus, orang-orang seperti Vargas. Apa pun yang telah direncanakan tim saya untuk saya, saya bersedia melakukannya.”

“Tapi saya ingin melawan beberapa orang top ini dan saya ingin kembali ke ring sesegera mungkin.”

“Dia masuk dengan jab, saya mundur sedikit, dan saya sudah memukulnya dengan beberapa tembakan ke tubuh, jadi ketika saya melakukan sedikit dip, saya pikir dia pikir saya akan mengenai tubuhnya. Aku baru saja menukiknya ke atas.” katanya.

TINJU DUNIA Ronde 1-10 Errol Spence Jr Bikin Wajah Yordenis Ugas Berantakan! Incar Terence Crawford

Di duel lain, petinju kidal kelas welter Kanada Cody Crowley (21-0, 9 KO) belum terkalahkan dengan keputusan bulat 10 ronde atas Josesito Lopez (38-9, 21 KO).

Crowley mencetak knockdown ronde ketujuh melalui hook kanan.

“Saya hanya berlatih keras dan masuk dan memberikan upaya 110 persen setiap hari,” kata Crowley.

“Saya mengalami begitu banyak kesulitan sepanjang hidup saya. Minggu ini, saya memiliki gigi busuk di mulut saya yang rontok. Aku tidak bisa merasakan wajahku sekarang.”

“Saya mengalami infeksi dada. Aku masih di sini. Saya tidak memiliki skala tes, saya datang dengan bobot dua setengah pon. Ini hanya satu kesulitan demi satu, tetapi setiap kali saya muncul dan menyelesaikan pekerjaan, apa pun yang terjadi.”

“Itu sudah menjadi kisah hidup saya. Anda melihat apa yang terjadi dalam pertarungan terakhir saya. Saya diuji, dan Cody Crowley yang sebenarnya keluar. Saya ingin bertarung dengan yang terbaik. Anda ingin melihat Cody Crowley yang asli?” pungkas Crowley. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved