Sekitar 95 Persen Padi di Kendawangan Terancam Gagal Panen, Diduga Serangan Hama

Menurutnya, jika hal ini terus berlanjut, maka dikhawatirkan petani tidak lagi menanam padi dan sumber penghasilan pun tiada.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Foto Harto
Lahan pertanian milik petani di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat tepatnya di Desa Banjarsari terancam gagal penen. Foto Harto 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Lahan pertanian milik petani di Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat tepatnya di Desa Banjarsari terancam gagal penen.

Para petani menduga, sekitar 95 persen tanaman padi terancam gagal panen diduga karena serangan hama.

Ketua Kelompok Tani Semangat Baru Desa Banjarsari, Harto mengatakan sejak masa tanam enam bulan yang lalu sampai masa pertumbuhan, padinya menguning dan mati.

"Ini mungkin adanya serangan hama yang menyerang dalam tanah, atau kualitas tanah dan airnya kurang baik. Sehingga banyak tanaman padi yang mati," kata Harto, Senin 18 April 2022.

Pembinaan Rohani, Kapolres Ketapang Ajak Anggota Polres yang Bermasalah untuk Instrospeksi Diri

Harto berharap pihak terkait seperti dinas pertanian untuk meneliti penyebab matinya padi milik petani.

Menurutnya, jika hal ini terus berlanjut, maka dikhawatirkan petani tidak lagi menanam padi dan sumber penghasilan pun tiada.

"Kasihan para petani banyak merugi dan tahun ini diprediksi Kendawangan gagal panen 95 persen," ungkapnya.

Harto menambahkan, para petani berharap setelah lebaran nanti bisa tetap berusaha menanam kembali lahan pertanian mereka, tentunya dengan menanam jenis padi unggul yang bisa penen dalam tempo empat bulan tanam.

"Itupun perlu campur tangan semua pihak, termasuk pihak perusahaan dalam proses penanaman agar petani dapat menikmati hasilnya dan gagal panen tidak terulang kembali," harapnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved