Pengakuan Anggota DPR yang Nonton Film Tak Senonoh saat Sidang: Reflek Buka Pesan WhatsApp

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Bambang Wuryanto saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya sudah meminta penjelasan kepada anggota tersebut.

Editor: Nasaruddin
tangkap layar instagram
Seorang anggota DPR RI Komisi IX diduga nonton video porno saat rapat membahas vaksinasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Beberapa hari terakhir, ramai diberitakan terkait anggota DPR RI yang menonton video porno saat sidang.

Anggota DPR itu diketahui berasal dari PDI Perjuangan.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Bambang Wuryanto saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya sudah meminta penjelasan kepada anggota tersebut.

Bambang menjelaskan, anggotanya tersebut menerima sebuah pesan WhatsApp (WA) berupa video.

Sentuhan Horor Film Tutuge Berlatar Bali, Unjuk Kearifan Lokal yang Berbudaya

Secara reflek, anggota tersebut kemudian membuka pesan yang masuk.

Ternyata isi pesan itu adalah video porno.

Bambang mendapatkan penjelasan itu dari anggota DPR tersebut yang melakukan klarifikasi langsung.

"Kawan kita ini menerima WA, yang kita klarifikasi dengan fraksi, menerima WA. WA dibuka reflek ternyata ada video itu," kata Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 12 April 2022.

Bambang mengatakan, setelah dibuka ada seseorang yang memfoto anggota DPR fraksi PDIP itu.

Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Bukan Mahasiswa yang Demo di Gedung DPR

Sehingga seolah-olah dinarasikan sedang menonton video porno saat rapat Panja Vaksin.

"(Saat) Video dibuka isinya itu, difoto di atas, cret," ucap Bambang.

Bambang juga mengatakan PDIP sudah melakukan klarifikasi terhadap anggota tersebut.

Namun, saat ini pihaknya menyerahkan urusan itu kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) soal kebenarannya.

"Itu nanti apakah bisa seperti itu nanti bisa dibuktikan dalam MKD," jelas Bambang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved