Mahasiswa Demo di Kantor DPRD Singkawang, Ini Tuntutan Mereka

Namun sayangnya, aksi yang dilakukan para Mahasiswa ini tidak dihadiri oleh para Dewan di kantornya. Pasalnya, para DPRD Singkawang dikabarkan sedang

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RIZKI KURNIA
Sejumlah Mahasiswa Singkawang menyampaikan aspirasi mereka di kantor DPRD Singkawang. Selasa 12 April 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Puluhan Mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Singkawang, BEM STIT Syarif Abdurrahman Singkawang, dan BEM UT Poteng menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kota Singkawang, pada Selasa 12 April 2022 pagi.

Aksi damai tersebut mereka lakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan dan keluhan-keluhan masyarakat Kota Singkawang kepada DPRD Kota Singkawang.

Terdapat empat poin aspirasi yang mereka sampaikan, yakni menolak wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden hingga tiga periode.

Kemudian, menyelesailan kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, mendesak Pemerintah menyelesaikan persoalan kelangkaan Solar.

Serta, mengecam segala bentuk interpensi dan intimidasi terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat Mahasiswa.

Namun sayangnya, aksi yang dilakukan para Mahasiswa ini tidak dihadiri oleh para Dewan di kantornya. Pasalnya, para DPRD Singkawang dikabarkan sedang berada di luar kota.

Baca juga: Tak Ada Aksi Anarkis Saat Demo di Singkawang, Kapolres Beri Mahasiswa Apresiasi

Meski begitu, para Mahasiswa tetap melanjutkan aksi mereka dengan berorasi di depan kantor DPRD.

Usai berorasi, mereka kemudian meminta kepada staf DPRD untuk diizinkan masuk ke dalam kantor DPRD.

Keinginan para Mahasiswa tersebut kemudian mendapat lampu hijau, dengan syarat tidak melakukan aksi anarkis dan mematuhi protokol kesehatan.

Di dalam kantor DPRD, mereka bersama-sama menyanyikan berberapa lagu dengan menggunakan pengeras suara, sembari memperlihatkan spanduk bertuliskan aspirasi mereka.

Di ujung aksi damai tersebut, Sekretaris DPRD Kota Singkawang, Karim kemudian menandatangani surat Pernyataan Sikap berisikan aspirasi yang disiapkan oleh para Mahasiswa.

Ketiadaan para Dewan tersebut sangat disayangkan oleh para Mahasiswa. Pasalnya, aspirasi yang mereka sampaikan kepada perwakilan rakyat tersebut merupakan keluhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ketua HMI Kota Singkawang, Ihsyan menyayangkan sikap DPRD yang tidak menemui para Mahasiswa yang tengah menyuarakan aspirasi masyarakat tersebut.

"Kami sangat menyayangkan tidak hadirnya Dewan Singkawang, bahkan satu pun tidak dari 30 Dewan di Kota Singkawang ini," kata Ihysan, Selasa 12 April 2022.

Ihsyan menerangkan, kemungkinan besar para Mahasiswa akan menggelar aksi damai susulan hingga aspirasi mereka didengar langsung oleh para Dewan.

"Rekan-rekan akan berkonsolidasi akan hal ini, mungkin akan ada gelombang kedua, sehingga kami menyampaikan aspirasi tepat sasaran," katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Singkawang)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved