Toko Pakaian di Darit Kabupaten Landak Nyaris Disatroni Maling

Kanit Reskrim Polsek Menyuke Bripka Joko Prianto menerangkan, berdasarkan keterangan saksi mata Eka, saat itu saksi mendengar bunyi orang mencungkil p

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Humas Polsek Menyuke
Anggota Polsek Menyuke saat melakukan olah TKP di sebuah toko yang diduga sempat akan disatroni maling 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Aksi percobaan pencurian menyasar salah satu toko pakaian milik Ruswanto di Jalan Kimas Akil nomor 11, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak pada Kamis 7 Aprip 2022 sekitar pukul 23.00 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Menyuke Bripka Joko Prianto menerangkan, berdasarkan keterangan saksi mata Eka, saat itu saksi mendengar bunyi orang mencungkil pintu secara paksa. 

Mendengar hal tersebut, saksi pun berpura-pura batuk dan setelah itu tidak ada lagi bunyi orang mencongkel pintu.

“Kemudian pada pagi harinya sekira pukul 07.00 WIB, saat korban akan membuka tokonya mendapatkan pintu depan toko sudah ada bekas cungkilan, akan tetapi tidak sampai rusak dan tidak ada barang yang hilang," ujar Bripka Joko dikonfirmasi pada Minggu 10 April 2022.

Gubernur Sutarmidji Sebut Kabupaten Landak, Sambas, Kubu Raya Pontesi untuk Pengembangan Food Estate

Joko menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP pelaku diduga berusaha masuk ke dalam toko dengan cara mencungkil dan merusak kunci pintu toko.

Dimana posisi toko tersebut berada di tengah- tengah pasar, dengan barang yang di jual di dalam toko berupa pakaian, sepatu dan sandal.

“Setelah korban mengecek isi toko tidak ada barang yang hilang, karena pelaku baru mencungkil pintu dan belum sempat masuk ke dalam toko tersebut,” sambug Bripka Joko.

Joko menyebut bahwa kejadian pencurian tersebut merupakan kejadian kedua kalinnya, yang mana kejadian sebelumnya terjadi pada 31 Maret lalu sekitar pukul 23.00 WIB.

Hal tersebut diketahui saksi dari saksi yang menjelaskan bahwa malamnya ada mendengar bunyi orang membuka pintu toko secara paksa, yang mana saksi Eka tidur di lantai atas toko tersebut.

"Tempat toko pakaian tersebut ada sewa, yang mana korban Ruswanto tidak tinggal di toko. Setiap harinya pulang ke Mamek setelah selesai jualan dan tidak ada yang menjaganya," jelas Bripka Joko

Akibat kejadian pencurian pertama, korban mengalami kerugian sekitar Rp 1 juta. Dimana barang yang hilang berupa 2 pasang sepatu, 24 helai baju kaos dan 3 helai celana panjang.

"Pada saat kejadian pencurian pertama ada barang milik pelaku yang tertinggal di dalam toko yaitu berupa 1 pasang sandal jepit warna biru," pungkasnya. (*)

[Update Informasi Seputar Kabupaten Landak]

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved