Dinkes Paparkan Program Stunting dan Angka Stunting di Kabupaten Sekadau
Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) Berbasis Pendekatan Keluarga Berisiko Stunting melalui beberapa tahapan
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Bupati Sekadau Aron targetkan angka stunting di Kabupaten Sekadau tahun 2024 turun sampai 14 persen.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau sebut sudah ada beberapa program kegiatan yang berjalan, Minggu 10 April 2022.
Budi Mustika, S.Kp.,MM, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Sekadau memaparkan ada sejumlah program yang dilaksanakan untuk mencapai target tersebut.
Program pertama yakni Pembentukan TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) sebagai organisasi Percepatan Penurunan Stunting yang bertugas mengkoordinasikan, mensinergikan dan mengevaluasi Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting. Sebagaimana amanat Pepres 72 Tahun 2021.
• Target Angka Stunting di Sekadau Turun Tahun 2024 Hingga 14 Persen, Ini Harapan Bupati Sekadau
"di Kabupaten Sekadau saat ini sudah berproses baik pembentukan TPPS Tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa. Untuk di Kabupaten Sekadau sudah terbentuk 163 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di 87 Desa yang terdiri dari Bidan, Tim Penggerak PKK Desa dan PPKBD (Pembantu Penyuluh KB Desa)," jelasnya.
Kedua Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) Berbasis Pendekatan Keluarga Berisiko Stunting melalui beberapa tahapan diantaranya.
Penyediaan data keluarga berisiko stunting. Pendampingan keluarga berisiko stunting. Pendampingan semua calon pengantin/calon Pasangan Usia Subur (PUS). Surveilans keluarga berisiko Stunting; dan audit kasus stunting.
Sementara itu dijabarkan Budi Mustika di Kabupaten Sekadau sesuai data E-PPGBM prevalensi stunting tahun 2021 sebesar 26,44 persen dan tidak jauh berbeda dengan hasil survei status gizi Indonesia (SSGI 2021) sebesar 26,5 persen dari total target sasaran 16941.
Adapun sebarannya di Kecamatan Nanga Mahap, Puskesmas Nanga Mahap 28,76 persen. Kecamatan Nanga Taman, Puskesmas Nanga Taman 26,84 persen. Kecamatan Sekadau Hulu, Puskesmas Rawak 28,80 persen, Puskesmas Tapang Perodah 24,20 persen.
Kecamatan Sekadau Hilir, Puskesmas Sekadau 21,98, Puskesmas SP3 Trans 32,77 persen, Puskesmas Selalong 23,91 persen, Puskesmas Simpang Empat Kayu Lapis 28,02 persen.
Kecamatan Belitang Hilir, Puskesmas Sungai Ayak 32,68 persen. Kecamatan Belitang, Puskesmas Nanga Belitang 19,84 persen. Kecamatan Belitang Hulu, Puskesmas Balai Sepuak 24,50 persen, Puskesmas Sebetung 8,67 persen. (*)
(Simak berita terbaru dari Sekadau)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/budi-mustika-100422.jpg)