Waduh! Muncul Lagi Covid-19 Varian XE Rekombinan dan Lebih Cepat Menular dari Omicron
Analisis awal menunjukkan bahwa strain ini diperkirakan 10 persen lebih menular daripada varian Omicron lainnya.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Covid-19 kini bermutasi lagi dari varian Omicron ke Varian XE.
Analisis awal menunjukkan bahwa strain ini diperkirakan 10 persen lebih menular daripada varian Omicron lainnya.
Strain, dalam ilmu biologi berarti varian dari tumbuhan, virus atau bakteri, dan hewan.
Dikutip dari Independent, Jumat 8 April 2022, Varian XE berasal dari varian Omicron BA.1 dan BA.2, yang disebut sebagai "rekombinan".
Dalam laporan yang dirilis WHO, rekombinan XE pertama kali terdeteksi di Inggris pada 19 Januari dan mengatakan tes awal menunjukkan itu bisa lebih menular.
• Mengenal Gejala Baru Omicron - Virus Covid-19 yang Bermutasi Menjadi Subvarian BA.3
Apa yang dimaksud dengan rekombinan?
Rekombinan dalam konteks varian XE ini adalah kombinasi dari dua varian Omicron.
Lalu, apakah para tenaga kesehatan telah berhasil mendeteksi gejala COVID-19 varian XE ini? Bagaimana gejalanya?
Gejala Varian XE
Beberapa gejala yang dilaporkan terkait varian XE adalah pilek, bersin, sakit tenggorokan.
Selain itu, pada 4 April 2022 National Health Service (NHS) UK menambah 9 gejala varian XE dalam daftar.
Menurut NHS, tanda-tanda Covid-19 varian XE yang juga harus diwaspadai, antara lain:
- Sesak napas
- Merasa lelah
- Badan pegal-pegal