Sapi Berjalan di Tengah Sungai Kapuas Bikin Heboh Media Sosial
“Saya jelaskan bahwa itulah kejadiannya, masalah benda itu ada dangkal atau semacamnya, sayakan tidak tahu keadaan alam di sana,” katanya.
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sempat viral sebuah video yang di unggah oleh akun Facebook Sabri Sableng. Dimana akun tersebut mengungah video Live, yang menunjukan segerombolan sapi yang seakan-akan berjalan di atas sungai.
Video live tersebutpun mendapatkan banyak komentar, dan sudah 5ribu kali di bagikan.
Setelah di konfirmasi oleh Tribun, pemilik akun Facebook Sabri Sableng yang akrab di panggil Sabri, memberikan ceritanya tentang video live viral tersebut.
Sabri adalah warga desa mekar baru kecamatan sungai raya kab kubu raya.
• Pemkab Kubu Raya Raih SAKIP dan RB Award dari KemenPAN-RB
Pada, Selasa tgl 5 Maret 2022, dirinya berangkat ke desa pulau limbung dan desa muara baru karena ada kegiatan.
“Dari mekar barukan saya turunnya pagi, sampai di pulau limbung siang, kisaran pukul 12.00 wib. Sesampainya di lokasi, langsung mengadakan kegiatan, cuman pas hujan lebat. Jadi tidak bisa kegiatan,” jelas Sabri, Kamis, 7 April 2022.
Di karenakan kondisi hujan dan kegiatan tidak bisa berjalan, Sabri memutuskan untuk menginap satu malam dirumah temannya yang ada di desa Limbung, Heru.
“Di desa pulau limbung saya nginap satu malam, Tgl 6 Maret 2022 pagi sekitar pukul 07.00 wib saya turun mandi di sungai kapuas karena saya mau melanjutkan perjalanan ke desa muara baru,” ujar Sabri.
Namun sesampainya di tepi sungai Kapuas, Sabri melihat ada beberapa ekor sapi yang berjalan di tengah sungai kapuas.
Bagi Sabri, kejadian ini merupakan pemandangan yang langka, yang tak pernah dirinya lihat sebelumnya.
Untuk mengabadikan momen yang menurutnya unik, Sabri lalu mengambil hp dan melakukan Live Facebook.
Dirinyapun menunda mandi sejenak, demi mendapatkan momen langka yang baru pertama kali dilihatnya tersebut.
“Jadi naik saya sebentar saya ambil HP, saya rekam, saya livekan, sayakan baru bangun tidur, melihat hal-hal begitu anehkan. Saya lihat berjalan mereka (sapi-sapi), memang itu betul sapi tapi kar ena mungkin karena faktor alam,” terang Sabri.
“Sayakan tidak tahu, di sana itu ada dangkal, pasir, di tengah sana. Kita pergi paling cuman satu hari setelah itu pulang, tidak tahu faktor alam di situ kan, jadilah saya videokan. Setelah saya videokan, hpnya saya simpan, kemudian saya mandi, sesudahnya berkemas, langsung melanjutkan perjalanan ke desa sebelahnya,” tambahnya.
Selama dalam perjalanan dan sampai di di desa berikutnya, HP Sabri tidak mendapatkan sinyal dan sampai pertengahan perjalanan pulang ke desa mekar baru.
Hpnya barulah mendapatkan sinyal, Sabri pun melihat postingan livenya ternyata sudah banjir oleh komentar, dan sudah lebih dari 1000 yang membagikan postingan tersebut.
“Sampai pulang sore itu, pukul 18.00 wib mungkin sampai ke Ambawang, saya lihat postingan ini. Yaalamak 1000 lebih yang bagikannya, komentarnya banyak. Sampai malam, banyak yang bertanya,” ujarnya.
“Saya jelaskan bahwa itulah kejadiannya, masalah benda itu ada dangkal atau semacamnya, sayakan tidak tahu keadaan alam di sana,” katanya.
Sabri berterima kasih kepada teman-teman, khususnya yang tinggal di desa pulau limbung dan sekitarnya.
Ucapan terima kasih Sabri dikarenakan, teman teman desa pulau limbung sudah memberikan penjelasan tentang video livenya.
Bagi Sabri pibadi, kejadian ini adalah pemandangan yang tak biasa dan tak pernah lihat secara langsung sebelumnya oleh dirinya.
“Di tengah-tengah itu ada pulau memang, jadi kalau musim kering pulau itu timbul. Nah di pergunakan orang untuk memelihara sapi. Kita yang tidak tahu dan memandangnya dari jarak jauhkan tampak berjalan di atas sungai,” pungkasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Kubu Raya)