Kemenag Kalbar Keluarkan Edaran Pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah 1443 Hijriyah

Untuk Beras Klasifikasi I dengan berat 2,5 kilogram dikalikan Rp15.000, maka zakat fitrah yang dibayarkan jika diuangkan sebanyak Rp37.000.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Syahrul Yadi, 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Drs. H. Syahrul Yadi menyampaikan, bahwa pihaknya telah membuat klasifikasi zakat fitrah dan fidyah untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat tahun 1443 Hijriyah/2022 Masehi.

Penetapan klasifikasi itu pun telah tertuang dalam surat edaran Nomor: 2334/Kw.14/BA.03.2/04/2022 tentang Pelaksanaan zakat fitrah dan fidyah wilayah Kalimantan Barat tahun 1443 H/2022 M.

Berdasarkan hasil Rapat Koordinasi, pada 1 April 2022, di Hotel Neo Pontianak, tentang Pelaksanaan Zakat Fitrah dan Fidyah untuk Ramadhan 1443 H, yang dihadiri oleh Kanwil Kalbar, Disperindag ESDM Prov. Kalbar, IAIN Pontianak, Perum Bulog Kanwil Kalbar, dan Pontianak Post, dengan ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan:

Adapun isi dalam edaran itu, ialah untuk besaran Nilai Zakat Fitrah berbentuk makanan pokok (beras) sebanyak 2,5kg. per jiwa, dan apabila dibayar dalam bentuk uang dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

Launching Promosi Wisata Kalbar lewat ETIC, Sekda Kalbar Katakan Akses Informasi Wisata Lebih Mudah

Untuk Beras Klasifikasi I dengan berat 2,5 kilogram dikalikan Rp15.000, maka zakat fitrah yang dibayarkan jika diuangkan sebanyak Rp37.000.

Kemudian untuk beras klasifikasi II dengan harga Rp13 ribu, maka zakat fitrah yang dibayaru sebesar Rp 32 ribu.

Kemudian untuk klasifikasi III dengan harga beras Rp12 ribu per kilogram, maka untuk 2,5 kilogram adalah Rp30 ribu.

Sedang jika beras klasifikasi IV dengan harga beras Rp11 ribu, maka hitungannya dalam ukuran 2,5 kg atau sebesar Rp 27,500.

Dan jika beras klasifikasi V seberat 2,5 kilogram dikalikan Rp9.000 maka zakat fitrah yang dibayarkan jika di uangkan adalah Rp22.500 perjiwa.

"Kemudian untuk masyarakat yang mengkonsumsi beras dengan harga yang berbeda dari klasifikasi tersebut, maka bisa menyesuaikan," katanya, Kamis 7 April 2022.

Lebih lanjut, menyampaikan terkait dengan besaran nilai Fidyah ialah Rp. 25.000 perjiwa perhari.

Terlebih dari itu semua, lanjut Syahrul Yadi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) diminta untuk menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan proses pengumpulan zakat fitrah dan fidyah.

"Panitia Zakat dihimbau untuk lebih mengutamakan penyaluran secara langsung ke Mustahiq. dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, dan menghindari penggunaan kupon serta pengumpulan massa dalam proses penyaluran zakat fitrah dan fidyah," ungkapnya.

Kemudian, masyarakat muslim dihimbau untuk menunaikan kewajiban zakatnya sejak 1 Ramadhan melalui BAZNAS/LAZ/UPZ di lingkungan masing-masing, agar manfaat zakat dapat segera dirasakan oleh para Mustahiq dalam melaksanakan ibadah puasa dan menyongsong Hari Raya.

Kemudian, ia juga meminta kepada Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk melaporkan pelaksanaan pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqah maupun Dana Sosial lainnya secara berjenjang kepada BAZNAS dan Kementerian Agama di wilayahnya masing-masing. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved