Dinas Koperasi Sebut Minyak Goreng Masih Terbatas, Stok Sembako Lainnya Aman
Harga telur cenderung naik, yang lain belum ada perubahan. Kemarin harganya per kerat Rp. 45.000, saat ini per kerat Rp. 55.000 hingga Rp.56.000
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Stok sembako di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat dipastikan aman untuk saat ini. Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau harap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri, Kamis 7 April 2022.
Ketersediaan sembako diungkapkan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Sekadau, Utin Ramdiana saat ini masih aman. Kenaikan harga pun belum signifikan terjadi.
Diungkapkannya, berdasarkan hasil survey terhadap 5 gudang sembako yang ada di Kabupaten Sekadau, ketersediaan minyak goreng yang masih sedikit yakni minyak goreng kemasan hanya sebanyak 3.960 liter. Stok minyak goreng ini pun belum dipastikan apakah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan.
Sementara untuk beras sebanyak 32, 2 ton, gula 12,45 ton, telur ayam ras 636 ikat setara 203 krat, bawang merah 2000 kg setara 134 karung dan bawang putih 8.2100 kg setara 140 karung, Kedelai 1500 kg dan Jagung 555 kg.
• Kemenag Sekadau Imbau Masyarakat Tak Takut Divaksin Covid-19 Saat Berpuasa
"Harga telur cenderung naik, yang lain belum ada perubahan. Kemarin harganya per kerat Rp. 45.000, saat ini per kerat Rp. 55.000 hingga Rp.56.000," jelas Utin.
Dijelaskannya naiknya harga telur dikarenakan naiknya harga pakan ayam yang berdampak pada harga telur. Sementara untuk stok minyak goreng masih dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. (*)
(Simak berita terbaru dari Sekadau)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wualn-070422-telur.jpg)