BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi, KSOP Pontianak : Belum Ada Pembatasan Kapal Datang

Kepada seluruh Kapal baik penumpang dan non penumpang, pihaknya dari KSOP selalu menekankan untuk melengkapi fasilitas keamanan di dalam Kapal.

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kasi Lalu Lintas, Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kantor (KSOP) Kelas II Pontianak, Mohammad Kendeka Bastari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kalimantan Barat mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang akan terjadi di wilayah perairan Kalbar.

Diprediksi, gelombang dengan ketinggian sedang hingga tinggi akan terjadi pada tanggal 7 hingga 10 April 2022.

Terkait hal tersebut, Mohammad Kendeka Bestari, Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Pontianak menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG terkait cuaca di perairan Kalbar.

Informasi terkait peringatan dini yang di keluarkan oleh BMKG pun sudah pihaknya teruskan ke seluruh Kapal yang akan berlayar, dan menghimbau agar seluruh kru Kapal untuk waspada terhadap cuaca buruk.

Peringatan Dini Potensi Gelombang Tinggi, BPBD Kayong Utara Imbau Nelayan Perhatikan Kondisi Cuaca

"Dengan adanya peringat dini yang diterbitkan oleh BMKG ini maka pihak KSOP Pontianak akan terus berkoordinasi dengan BMKG terkait dengan keselamatan pelayaran di Kalimantan Barat, khususnya Pelabuhan Pontianak,"ujar Kendeka, Kamis 7 April 2022.

Kendati BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini tersebut, dikatakannya masih belum ada pembatasan keberangkatan ataupun kedatangan kapal di Pelabuhan Pontianak.

"Sampai saat ini belum ada pembatasan keberangkatan dan kedatangan kapal di Pelabuhan Pontianak, dan apabila ada pembatasan nantinya pihak KSOP Pontianak akan mengumumkan pembatasan tersebut,"katanya.

Kepada seluruh Kapal baik penumpang dan non penumpang, pihaknya dari KSOP selalu menekankan untuk melengkapi fasilitas keamanan di dalam Kapal.

"Kapal penumpang harus melengkapi kapalnya dengan fasilitas keamanan yang cukup, dan tidak boleh mengangkut penumpang melebihi kapasitas angkutnya,"jelasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved